Uji Kompetensi Bagi Ribuan Pengantar Surat

PT POSJABARTODAY.COM – BANDUNG — Memiliki kompetensi tinggi menjadi sebuah hal positif bagi sumber daya manusia (SDM) pada era persaingan yang ketat. Apalagi, menjelang bergulirnya agenda kerjasama ekonomi ASEAN, yaitu ASEAN Economic Community (AEC) yang tinggal beberapa bulan lagi, persaingan kian sengit. Karenanya, untuk meningkatkan daya saing, sertifikasi menjadi upaya meningkatkan kualitas SDM di negara ini.

Upaya itulah yang dilakukan PT Pos Indonesia. Lembaga BUMN tersebut bersepakat dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Bentuknya, berupa melakukan uji kompetiensi ribuan petugas pengantar surat dan logistik. Selain itu, dua lembaga itu pun mengoperasikan tempat uji kompetensi pos bidang keahlian pos. “Ini adalah tempat uji kompetensi yang pertama di Indonesia,” tandas Kepala BNSP, Sumarna F Abdurahman, usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Pos Indonesia, Selasa (17/3).

Usai penandatanganan MoU yang juga ditandatangani Direktur Utama PT Pos Indonesia, Budi Setiawan, melanjutkan, lokasi yang menjadi tempat uji kompetensi pos berada di dua titik. Yaitu, sebutnya, Kantor Pos Besar Kota Bandung, Jalan Asia Afrika, dan Politeknik Pos, kawasan Sarijadi.

Diutarakan, melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi, pemerintah memberi fasilitasi SKKNI bidang Keahlian pos, yang saat ini, masih dalam proses pembakuan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sumarna meneruskan, kehadiran SKKNI menjadi titik acu terbentuknya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan lembaga pendidikan. Selain itu, tambah dia, juga sebagai acuan setiap perusahaan dalam industri pos dalam hal penyusunan Standar Operasional.  (ADR)

Related posts