Transaksi Pasar Modal Capai Rp 31 Triliun

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Dalam dunia ekonomi, pasar modal menjadi salah satu unsur penting terciptanya pertumbuhan perekonomian. Namun, ternyata, hingga kini, pelaku pasar modal, khususnya, di Jabar, masih kecil.

Racmi Maryda Ramyakim, Head Communication and Strategic Planning Division PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), mengemukakan, pihaknya memiliki data yang menunjukkan, bahwa jumlah pelaku pasar modal atau investor di Jabar, hingga kini, sebanyak 61 ribu orang. Padahal, kata Kiky, sapaan akrabnya, jumlah penduduk tatar Pasundan mencapai 46 juta jiwa. “Sedangkan di Bandung, jumlah pelakunya sebanyak 18 ribu orang. Penduduknya sekitar 4,5 juta jiwa,” tandas Kiky, belum lama ini, usai Media Gathering di Rumah Keboen, Jalan Martadinata Bandung.

Kiky melanjutkan, meski masih minim, faktanya, transaksi bursa di Bandung, angkanya fantastis. Secara total, sebut dia, data menunjukkan, nilai transaksinya mencapai Rp 22,8 triliun. Itu berarti, jelas dia, secara rata-rata, nilai investasi setiap investor di Bandung bernilai Rp 1 miliar. “Mereka berinvestasi melalui 35 perusahaan sekuritas,” kata Kiky.

Tingginya nilai tersebut, jelas Kiky, karena Bandung merupakan salah satu titik yang berdaya tarik bagi para investor, baik domestik maupun mancanegara. Pada 2013, ungkapnya, di Bandung, terdapat 40 proyek investasi. Sebanyak 27 proyek di antaranya, merupakan investasi mancanegara, yang nilainya Rp 184 miliar. “Sisanya, investor dalam negeri bernilai Rp 1,5 triliun,” sebutnya.

Dia berpendapat, masih rendahnya minat publik di Jabar, khususnya, Bandung, untuk berinvestasi melalui pasar modal karena minimnya pemahaman. Selain itu, lanjutnya, tidak sedikit publik yang mengkhawatirkan risiko ketika berinvestasi melalui pasar modal. Untuk itu, ucapnya, pihaknya terus melalukan sosialisasi dan edukasi mengenai pasar modal.

Diutarakan, guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus kemudahan berinvestasi, pihaknya bekerjasama dengan PT Bank Permata Tbk dan PT Trimegah Securities Tbk, menjalin kerjasama. Bentuknya, berupa fasiltias penarikan dana melalui Anjung Tunai Mandiri (ATM). “Ini perluasan kerjasama Co-Branding Fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas,” tukasnya.

Melalui kerjasama ini, tambahnya, membuat para investor dapat melakukan cek portofolio Efek dan Dana. Selain itu, ucapnya, fasilitas ini pun memungkinkan para investor menarik dana pada Rekening Dana Nasabah (RDN) melalui ATM. (ADR)

Related posts