JABARTODAY.COM – BANDUNG Pengerjaan tol air di Pasteur akan dimulai pada akhir November ini. Titik awal berada di Jalan Babakan Jeruk III sampai ke depan Hotel Topas Galeria. “Jadi akan dipasang pipa sepanjang 50 meter, dengan menggunakan pompa pendorong air,” ujar Sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Agoes Sjafroedin, saat dihubungi, Kamis (17/11).
DBMP Kota Bandung juga telah menyiapkan sedikitnya 8.000 karung untuk mengangkat sedimentasi di dua titik sungai penyebab banjir. Agoes mengatakan, material dari sungai akan dibuang kedua lokasi, yakni di kawasan Batununggal dan Caringin. Masing-masing karung berkapasitas 25 kilogram. “Cukup efektif untuk mengurangi banjir di kawasan tersebut,” tukas Agoes.
Sebelumnya, DPRD Kota Bandung meminta kepada Pemkot Bandung untuk menetapkan status siaga banjir saat musim penghujan ini. Hal itu untuk meminimalisir adanya korban terdampak banjir. “Jadi Pemkot Bandung harus menetapkan siaga banjir di tiga titik yang rawan, seperti Pasteur, Pagarsih, dan Gedebage,” ujar Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Folmer Silalahi, di Gedung Parlemen.
Selain menetapkan status siaga, Pemkot juga harus menempatkan tim gabungan di tiga titik tersebut untuk menangani banjir. Tim itu berasal dari Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya, Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, dan kepolisian. “Jadi di tiap titik tersebut, dibuka posko-posko penanggulangan banjir,” tukas Folmer. (vil)





