Tuesday , 12 November 2019
Home » Headline » Tiga Mahasiswa Terbaik Uniku Ikuti Program Transfer Kredit di Malaysia dan Thailand

Tiga Mahasiswa Terbaik Uniku Ikuti Program Transfer Kredit di Malaysia dan Thailand

Dr. Dikdik Harjadi, SE., M.Si. (Rektor Universitas Kuningan).

JABARTODAY.COM-KUNINGAN.  Pada semester depan, Universitas Kuningan akan mengirimkan tiga orang mahasiswa terbaiknya ke sejumlah negara ASEAN untuk mengenyam studi selama satu semester. Program ini didukung penuh oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti RI yang dikemas dalam Program Hibah Pengembangan Model Transfer Kredit Kemenristekdikti RI 2019.

Tiga orang mahasiswa tersebut adalah Galang Adhitia Mahardhika, Syifa Julia Nitami, Juniar Aldy Rizky. Galang Adhitia Mahardhika dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP akan kuliah satu semester di Hatyai University (HU) di Thailand, Syifa Julia Nitami dari Program Studi Akuntansi FE di Rajamanggala University of Technology Khrungtep (RMUTK), dan Juniar Aldy Rizky dari Program Studi Teknologi Informatika FKOM di Universitas Utara Malaysia (UUM).

“Program ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas keilmuan mahasiswa Uniku melalui proses perkuliahan berkualitas internasional dan dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris. Selain tentu saja, wawasan global mahasiswa akan meningkat. Mereka bisa menikmati iklim dan budaya akademik di luar negeri khususnya di kampus-kampus besar di negara-negara ASEAN,” ujar Rektor Uniku, Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si.

Dengan program transfer kredit ini, jelas Dikdik, mahasiswa dapat meningkatkan wawasan lintas budaya (cross culture) dan merasakan sebagai “global citizen”. Bagi Uniku sendiri, program ini semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik khususnya di Wilayah III Cirebon dan Priangan Timur.

“Program yang didukung sepenuhnya oleh Dirjen Belmawa Dikti ini semakin menguatkan citra Uniku untuk Go-International dan semakin memantapkan kapasitas universitas dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” tutur Dikdik. (ruz)