
“Mencatat pertumbuhan kinerja memang menjadi target kami setiap tahunnya. Karenanya, kami tetap mencanangkan pertumbuhan bisnis pada tahun depan,” tandas Direktur Utama bank bjbs, Yocie Gusman, belum lama ini.
Diutarakan, hingga satu bulan menjelang penutupan 2015 atau November 2015, pihaknya meraup laba senilai Rp 50 miliar. Memang, aku dia, jika perbandingannya dengan induk perusahaan, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk atau bank bjb, angka itu jauh lebih kecil. Kendati demikian, imbuh dia, pihaknya tetap bertekad untuk berkontribusi besar bagi roda perekonomian, khususnya, Jabar.
Yocie mengakui bahwa selama 2015, perekonomian nasional tergolong berat. Hal itu dirasakan hampir seluruh sektor dan lini bisnis, termasuk perbankan syariah. Namun, kata Yocie, pihaknya optimistis bahwa 2016 kondisinya membaik. Melalui berbagai upaya dan strategi, cetus dia, pihaknya memproyeksikan perolehan laba bersih 2016 tumbuh 3 kali lipat atau 300 persen. Strateginya, ungkap dia, mendorong kinerja dan pertumbuhan seluruh produk-produknya, baik funding maupun landing.
Berbicara soal landing alias pembiayaan, Yocie mengutarakan, hingga November 2015, pihaknya, yang kini, beraset total Rp 6,07 triliun, menyalurkan dana pembiayaan sekitar Rp 4,9 triliun. Komposisinya, jelas dia, pembiayaan konsumer sektiar 50 persen. Sisanya, lanjut dia, adalah sektor-sektor bisnis lain, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hingga periode November 2015, tuturnya, pihaknya pun melakukan sindikasi pembiayaan. Hal itu, terangnya, pihaknya lakukan untuk melakukan pembiayaan perusahaan-perusahaan berskala besar. “Tidak tertutup kemungkinan, sindikasi itu pun kami lakukan kepada koperasi-koperasi yang memang berskala besar,” lanjutnya.
Khusus soal UMKM, kata dia, termasuk koperasi, pihaknya memang menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu back bone penyaluran pembiayaan. Pasalnya, jelas dia, UMKM merupakan pasar yang potensial. “Kami tetap mempertahankan UMKM sebagai salah satu captive market pada tahun-tahun selanjutnya,” tutup Yocie. (ADR)





