JABARTODAY.COM – BANDUNG — Seperti halnya Idul Fitri, momen akhir tahun pun kerap terjadi peningkatan kebutuhan, termasuk dalam hal uang tunai. Melihat kondisi itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kemungkinan terjadinya peningkatan kebutuhan uang tunai pada akhir 2015.
Salah satunya, menyiapkan dana berupa uang tunai berjumlah triliunan rupiah. “Dana tunai yang kami siapkan untuk pemenuhan kebutuhan akhir tahun ini sebesar Rp 6,9 triliun,” tandas Kepala KPwBI Jabar, Rosmaya Hadi, belum lama ini.
Diutarakan, pada akhir tahun ini, untuk kebutuhan perbankan, pihaknya memproyeksikan, angkanya Rp 5,3 triliun. Sekitar Rp 5,2 triliun atau 97,9 persen kebutuhan perbankan, jelasnya, untuk memasok dan mengisi mesin-mesin Anjung Tunai Mandiri (ATM) di Jabar.
Pada sisi lain, Rosmaya mengingatkan publik Jabar untuk senantiasa tetap berhati-hati. Pasalnya, jelas dia, pada momen-momen seperti akhir tahun, kerap dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. “Hati-hati peredaran uang palsu. Itu karena momen seperti akhir tahun kerap dimanfaatkan para pelaku kejahatan untuk melakukan peredaran uang palsu,” tegas Rosmaya.
Untuk itu, seru Rosmaya, jajarannya terus berupaya menekan peredarannya. Di antaranya, bekerjasama dengan aparat penegak hukum. Selain itu, tambahnya, pihaknya pun menjadikan edukasi kepada masyarakat tentang CIri Ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) sebagai salah satu jurus ampuh untuk mengantisipasi peredaran uang palsu. (ADR)





