Selama 2015, Net Inflow Jabar Rp 35,4 Triliun

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Kendati perekonomian nasional selama 2015 mengalami kelesuan sebagai efek perkembangan global, yang satu di antaranya, menyebabkan depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sehingga pertumbuhan pun lebih lambat daripada 2014, ternyata, peradaran uang di Jabar selama tahun ini, tergolong besar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar, Rosmaya Hadi, mengungkapkan, pihaknya mencatat, periode Januari-November 2015, cash flow atau peredaran uang secara bersih di Jabar, totalnya, mencapai Rp 116,9 triliun. Rinciannya, jelas dia, terdiri atas inflow atau uang masuk ke Jabar, senilai Rp 76,2 triliun. “Sedangkan outflow (uang keluar Jabar. RED), senilai Rp 40,7 triliun. Jadi, net inflow Jabar selama Januari-November 2015 sejumlah Rp 35,4 triliun. ,” tandas Rosmaya, belum lama ini.

Diutarakan, pada periode Januari-November 2015, baik inflow maupun outflow mengalami peningkatan. Hingga satu bulan menjelang tutup 2015, inflow Jabar naik 3,65 persen. Sementara outflow tumbuh 14,53 persen.

Lebih tingginya inflow daripada outflow, terangnya, karena Jabar merupakan salah satu pusat perindustrian dan perdagangan. Selain itu, tambah dia, tatar Pasundan pun memiliki banyak objek wisata yang selalu ramai pengunjung, utamanya, saat musim liburan. (ADR)

Related posts