Wednesday , 13 November 2019
Home » Nasional » Survei: Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Amin

Survei: Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Amin

JABARTODAY.COM – JAKARTA Indonesia Development Monitoring (IDM) menggelar survei di 34 provinsi, 14 Maret-29 Maret 2019, terhadap 2.500 responden yang tersebar secara proposional di 408 kabupaten/kota.

Survei tersebut dalam rangka mengukur pilihan masyarakat Indonesia terhadap dua pasangan calon presiden dan wakil presiden jelang Pemilu 17 April mendatang.

Ada tiga segmen responden yang dipilih, yakni simpatisan partai politik pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, serta bukan simpatisan parpol.

Hasilnya, dari 1.067  responden  yang mengaku sebagai simpatisan parpol pengusung Jokowi-Amin, ketika ditanyakan siapa yang akan dipilih jika Pemilihan Presiden digelar hari ini, sebanyak 613 atau  57,45 persen memilih pasangan nomor urut 01 tersebut. 

“Sedangkan, 454 responden atau  42,55 persen memilih Prabowo  Subianto-Sandiaga Uno, dengan alasan Prabowo merupakan pilihan  mereka saat Pilpres 2014,” ujar Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi, dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Selasa (2/4).

Sementara itu, kata Bin Firman, dari 403 responden yang mengaku kader dan simpatisan parpol pengusung Prabowo-Sandi, yakni Gerindra, PAN, PKS, serta Demokrat, ketika diberikan pertanyaan pasangan mana yang akan dipilih jika Pilpres digelar hari ini, sebanyak 27 responden atau  6,67 persen menjatuhkan pilihan pada Jokowi-Amin. Sementara, 376 responden atau  93,33 persen memilih Prabowo-Sandi. 

Tak hanya itu, 1.030 responden yang bukan simpatisan parpol, ketika ditanya siapa dari kedua pasangan yang akan dipilih jika  Pilpres digelar hari ini, 329 diantaranya atau 31,94 persen memilih Jokowi-Amin. Sementara, 610 responden atau 59,22 persen memilih Prabowo-Sandi. 

Hasil akhir tingkat elektabilitas capres dan cawapres dari pilihan 2.500 responden, yakni Joko Widodo-Ma’ruf Amin dipilih 969 responden atau 38,76 persen. 

“Sementara, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipilih Oleh 1.440 responden atau 57,60 Persen. Dan, responden yang tidak memilih sebanyak 91 responden atau 3,64 persen,” ungkap dia. 

Bin Firman menjelaskan, ada beberapa alasan responden meninggalkan Jokowi dan lebih memilih Prabowo. Alasan tersebut, kata dia, menyangkut lapangan pekerjaan, kedaulatan pangan, arah pemerintah, pemerintahan bersih, dan penegakan hukum.

“Faktor lainnya yang sangat berpengaruh terhadap tingginya elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga dibandingkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin adalah faktor Sandiaga Uno,” paparnya. 

Pada banyak aspek, figur Sandi dalam pandangan responden memiliki banyak keunggulan dibandingkan Amin. Selain cakap di bidangnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dianggap sebagai respentatif generasi milenial yang memiliki hak suara sekitar 30 persen.

Survei menggunakan metode multistage random sampling, yaitu teknik sampel dengan berbagai tingkatan secara acak, margin of error ± 1,96 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)