Stasiun Bandung Perdana Pemberlakuan Sistem Boarding

jabartoday.com/erwin adriansyah
jabartoday.com/erwin adriansyah
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Melakukan pembenahan dan pembaruan merupakan salah satu bagian strategi pelayanan demi meningkatkan kinerja dan performa sebuah perusahaan, baik lembaga BUMN maupun swasta. Hal itu pun dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Yang terkini, lembaga BUMN yang bergerak dalam bidang transportasi tersebut memberlakukan sistem baru. Adalah sistem boarding pass yang diberlakukan mereka. “Pada Senin (22/2), kami memberlakukan sistem boarding pass. Ini untuk memudahkan calon penumpang. Bagi para calon penumpang, boarding pass menjadi tiket masuk stasiun dan menggunakan KA, yang tentunya, sesuai dengan apa yang tercetak pada boarding pass itu,” tandas Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Zunerfin, Sabtu (20/2).

Menurutnya, sistem boarding pass pun berfungsi untuk mengantisipasi terjadinya antrean penumpang yang panjang. Tidak itu saja, lanjut Zun, sapaan akrabnya, sistem itu pun sebagai upaya untuk menghilangkan praktik percaloan penjualan tiket. “Sebagai langkah awal, Stasiun Bandung menjadi titik awal realisasi sistem boarding pass itu. Penumpang yang berangkat dari stasiun itu pada Senin (22/2), dapat melakukan check ini dan boarding pass terlebih dahulu. Bagi calon penumpang yang baru memiliki struk pembelian pun dapat melakukan boarding pass tanpa harus mencetak tiket resmi,” papar Zun.

Sedangkan calon penumpang yang bertolak dari stasiun lainnya bukan Stasiun Bandung, seperti Stasiun Kiaracondong, tambah Zun, untuk sementara, pihaknya masih memberlakukan skema dan mekanisme yang berlangsung selama ini, yaitu menggunakan blanko tiket resmi. Zun meneruskan, check in boarding pass, maksimal dilakukan calon penumpang 3 jam sebelum keberangkatan. Caranya, terang Zun, masukkan kode booking pembayaran, baik yang terdapat pada struk bukti pembelian melalui chanel eksternal maupun tiket resmi yang tercetak. (ADR)

Related posts