Soal HAKI, Pemkot Siap Bantu UMKM

  • Whatsapp

UMKM tetap bergeming di tengah hantaman krisis global.
UMKM tetap bergeming di tengah hantaman krisis global.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Untuk meningkatkan daya saing produk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung, siap memberi fasilitas bagi para pelaku UMKM di Kota Kembang.
 
“Berbagai upaya kami lakukan untuk meningkatkan daya saing UMKM Kota Bandung menjelang bergulirnya ajang Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Soalnya, saat agenda itu bergulir, persaingan semakin ketat,” tukas Kepala Diskoperindag Kota Bandung, Erick M. Attaurik, di tempat kerjanya, kawasan Kawaluyaan Kota Bandung, belum lama ini.
 
Satu diantaranya, tutur dia, adalah membantu para pelaku UMKM untuk mengantungi sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pihaknya, jelas dia, selama 2014, mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk pendaftaran merek pada Direktorat Jenderal HAKI.
 
Kepala Bidang Industri Diskoperindag Kota Bandung Hani Nurrosjani mengiyakan, bahwa tahun ini, jajarannya menyiapkan anggaran untuk membantu pendaftaran merek pada Dirjen HAKI. “Kami alokasikan bagi 200 pelaku usaha di Kota Bandung,” sebut wanita berkerudung tersebut..
 
Diutarakan, sejauh ini, sekitar 68 pelaku usaha mendaftar. Sisanya, lanjut dia, pihaknya berharap melakukan pendaftaran pada ajang Bandung Tren Kulit & Sepatu yang berlangsung di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh Bandung, Rabu (15/10/2014) hingga Jumat (17/10/2014).
 
Selama ajang tersebut bergulir, ungkap Hani, pihaknya memberikan edukasi berkenaan dengan proses pengurusan HAKI. Selain itu, imbuh dia, pihaknya pun membantu pembiayaan pendaftaran. “Biaya pendaftaran merek pada Dirjen HAKI sebesar Rp 600 ribu. Tentunya, bagi pelaku UMKM hal itu sangat membantu,” tutup Hani. (ADR)

Related posts