Ribuan Go-jek Dilindungi BPJS TK

BPJS NAKERJABARTODAY.COM – BANDUNG — berdasarkan undang undang, setiap warga negara, apa pun profesi dan pekerjaannya, berhak memperoleh jaminan sosial. Karenanya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS TK) tidak hanya memilikk misi memberi perlindungan dan jaminan sosial bagi tenaga kerja formal, tetapi juga informal alias tenaga kerja luar hubungan kerja (TKLHK), satu di antaranya yang berprofesi sebagai ojek.

“Pengemudi ojek berhak memperoleh perlindungan dan jaminan sosial, termasuk pengemudi Go-Jek,” tandas Direktur Utama BPJS TK, Agus Susanto, dalam keterangan resminya, belum lama ini.

Diungkapkan, pihaknya memberi perlindungan kepada sekitar 1.000 pengemudi Go-Jek, yang simbolisnya, berupa penyerahan kartu kepesertaan BPJS TK. Menurutnya, pemberian itu merupakan bentuk perlindungan atas segala risiko kecelakaan kerja. Terlebih, ucapnya, berkaitan dengan jenis pekerjaan atau profesi berisiko tinggi, semisal pengemudi ojek.

Pihaknya, lanjut Agus, berharap, pemberian perlindungan dan jaminan sosial kepada para pengemudi Go-Jek ini menjadi trigger pekerja informal lainnha untuk menjadi peserta BPJS TK. Itu karena, betapa pentingnya, seorang pekerja, baij formal maupun informal, memiliki jaminan kecelakaan kerja.

Pihaknya pun, imbuhnya, bersepakat dengan Rumah Sakit Mayapada dan Siloam Hospital, berkenaan dengan kerjasama pelayanan trauma center. Dia berpendapat, aat ini, Jaringan Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) tersebar di beberapa daerah Indonesia, tidak hanya Jakarta.

Dijelaskan, RSTC merupakan sistem fasilitas pelayanan perawatan atas kecelakaan kerja yang dialami peserta BPJS TK. “Kerjasama ini menjadi bagian upaya kami untuk memberi perlindungan dan jaminan sosial bagi para peserta BPJS TK,” tutup Agus. (ADR)

Related posts