Program Listrik Pedesaan Serap Rp 70,9 Miliar

jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Pemenuhan kebutuhan listrik menjadi unsur penting dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Karenanya, PT PLN terus berupaya keras untuk meningkatkan elektrifikasi di seluruh wilayah nusantara, termasuk Jabar.

“Rasio elektrifikasi Jabar salah satu yang tertinggi di Indonesia. Hingga Desember 2016, rasio elektrifikasi mencapai 96,8 persen. , Untuk itu, kami bekerjasama dengan pemerintah bahu membahu mewujudkan target Jabar Caang pada 2018,” tandas Suargina, Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jawa Barat (DJB), Rabu (8/2).

Diutarakan, berkenaan dengan elektrifikasi, pihaknya turut menggulirkan Program Listrik Perdesaan. Tahun lalu, realisasi Program Listrik Perdesaan mencakup 243 desa. Pihaknya, lanjut Suargina, mengoperaskan 116 unit gardu. “Total daya terpasang 7.700 Kilo Volt Ampere (KVA) ,” katanya.

Dilanjutkan, dalam program itu pun, pihaknya sukses memasang jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 87,69 kms dan panjang jaringan tegangan rendah sepanjang 375,94 kms. “Pembangunan gardu dan jaringan listrik dalam Program Listrik Pedesaan 2016 menghabiskan anggaran Rp 70,9 miliar,” sebut Suargina.

Suargina mengungkapkan, dalam program Jabar Caang, ada beberapa kota-kabupaten yang menjadi proritas. Yaitu, ucapnya, Pangandaran, Tasikmalaya, Garut, Indramayu, Cianjur, Majalengka, Sukabumi, dan sebagian kecil wilayah Kabupaten Bandung serta Kabupaten Bandung Barat.

Lalu, bagaimana dengan tahun ini? Suargina mencetuskan, pada 2017, pihaknya siap menambah akses listrik bagi 1.815 desa yang diperkuat oleh wacana pembangun 319 unit gardu, jaringan tegangan menengah sepanjang 282,78 kms dan jaringan tegangan rendah sepanjang 600 kms. (win)

Related posts