Polisi Hadiahi Timah Panas Pelaku Curanmor

Barang bukti yang disita Unit Jatanras Polrestabes Bandung dari pelaku pencurian, Senin (3/10).
Barang bukti yang disita Unit Jatanras Polrestabes Bandung dari pelaku pencurian, Senin (3/10).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Seorang pelaku pencurian mesti ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap usai kepergok dalam aksi terakhirnya di Jalan Sumatra, Senin (3/10).

Yudi Setiawan (24), spesialis pencurian kendaraan bermotor, dihadiahi timah panas oleh petugas Unit Kejahatan dengan Kekerasan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung karena menodongkan senjata api saat akan dibekuk. “Karena membahayakan anggota, yang bersangkutan terpaksa dilakukan tindakan tegas dengan cara menembak betis kirinya,” ujar Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Winarto yang didampingi Kepala Satreskrim Ajun Komisaris Besar M. Joni, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (4/10).

Peristiwa bermula ketika petugas Jatanras Polrestabes Bandung melakukan patroli di Jalan Sumatera. Sekitar pukul 20.00, petugas melihat dua laki-laki mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam dan berhenti di depan RM Kelapa Lagoon. Kemudian, seseorang turun dan berjalan menuju motor Yamaha Vixion warna hitam yang terparkir di parkiran restoran tersebut. “Kemudian orang yang mendekati motor Vixion tersebut terlihat merusak kunci kontak dan mendorong motor sejauh 100 meter,” tutur Winarto.

Melihat kejadian itu, petugas mendekati pelaku. Saat itu pelaku berusaha melarikan diri sambil mengacungkan dan menodongkan senjata api, yang membuat polisi mengambil tindakan tegas dengan menembak kakinya. Sementara rekannya yang mengendarai motor berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Saat diamankan, pelaku berusaha melawan petugas sehingga dengan terpaksa diberi tembakan peringatan, namun yang bersangkutan tetap berusaha melawan petugas sehingga dengan terpaksa dilakukan tindakan tegas dengan menembak kaki tersangka,” papar Winarto.

Yudi sendiri merupakan residivis dalam kasus yang sama di wilayah Bekasi. Di Kota Bandung, dirinya sudah beraksi di sembilan tempat kejadian perkara (TKP) dengan mengincar sepeda motor ber-CC besar alias motor sport.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti, seperti satu kunci T, satu kunci Y, satu kunci magnet, tujuh mata astag, satu senjata api rakitan, dan lima peluru kaliber 9 mm.

Akibat aksinya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan Undang-Undang Darurat No 12/1951 tentang kepemilikan senjata api, yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. (vil)

Related posts