Menjambret untuk Main Game Daring

Pelaku penjambretan di wilayah Kota Bandung digiring petugas usai ekspose di Mapolrestabes Bandung, Selasa (4/10).
Pelaku penjambretan di wilayah Kota Bandung digiring petugas usai ekspose di Mapolrestabes Bandung, Selasa (4/10).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Para pelaku penjambretan yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandung berhasil dibekuk petugas Unit Reserse Mobil Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, di kawasan Kopo, belum lama ini. Mereka adalah AK, JR, AS, dan S.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka ini mengakui telah melakukan aksi mereka sejak bulan Maret lalu,” ujar Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar M. Joni, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (4/10).

Joni menuturkan, dalam aksinya keempat pelaku ini selalu mengincar perempuan yang mengendarai sepeda motor untuk menjadi korbannya. Modusnya dengan mendekati sepeda motor korban dan langsung merampas paksa tas yang dibawa. Aksinya dilakukan di sejumlah titik Kota Bandung, seperti Jalan BKR, Jalan Pasirkaliki, Jalan Riau, Jalan Cibaduyut, Jalan Soekarno Hatta, hingga Kopo.

Selain empat tersangka, petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti hasil curian seperti tas, dompet, dan telepon seluler. Saat ini, polisi masih mengejar tiga pelaku lain yang masuk dalam kelompok jambret tersebut.

Uniknya, hasil rampasan mereka digunakan untuk bermain game daring, yakni Clash of Clans. Hal itu diketahui dari pengakuan salah satu pelaku, yaitu J. “Seminggu sekali ngejambretnya. Kita paling ngincar tiga korban sehari. Ya, hasilnya dipakai buat beli kuota Clash of Clans,” tutur dia. (vil)

Related posts