Pertalite Tidak Pengaruhi Bisnis HPM

foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Beberapa waktu lalu, PT Pertamina berwacana tentang hadirnya bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, yang berkadar oktan lebih tinggi daripada premium, tetapi lebih rendah daripada Pertamax, Pertalite. Kabarnya, kehadiran BBM tersebut untuk menggantikan premium.

Berkenaan dengan hal itu, tentunya, tidak tertutup kemungkinan berefek pada geliat industri otomotif, baik mobil maupun sepeda motor. Meski begitu, ternyata, bagi PT Honda Prospect Motor (HPM), hadirnya Pertalite tidak terlalu berpengaruh. “Saya kira tidak ada pengaruhnya,” tandas Jonfis Fandy, Direktur Marketing & After Sales Service PT HPM, belum lama ini.

Jonfis mengemukakan, sejauh ini, produk PT HPM menggunakan BBM yang kadar oktannya melebihi premium, yaitu pertamax. Pemakaian pertamax, kata Jonfis, pihaknya Karenanya, tegas Jonfis, rencana hadirnya Pertalite untuk menggantikan premium tidak terlalu berpengaruh.

Secara otomatis, tegas Jonfis, tidak berpengaruhnya kehadiran BBM jenis baru itu membuat pihaknya mencanangkan pertumbuhan penjualan. Tahun ini, ungkap dia, pihaknya memproyeksikan angka penjualan 200 ribu unit. Pencapaian hingga Maret 2015, ucap dia, secara total mencapai 44.488 unit.

Untuk merealisasikan target tersebut, Jonfis menegaskan, pihaknya melakukan berbagai strategi. Di antaranya, menambah jaringan dan outlet di tanah air.  Rencananya, ungkap dia, dalam 2 tahun, pihaknya berencana untuk membuka 200 unit jaringan. Untuk Jabar, sambungnya, melalui PT Honda Bandung Center (HBC), main dealer PT HPM area Jabar-Banten, tahun ini, pihaknya bersiap mengoperasikan 25 unit. Yang terbaru, tuturnya, adalah pengoperasian Outlet Honda di Indramayu.

Sementara itu, berkenaan dengan outlet, khusus Jabar-Banten, Direktur PT HBC, Iwan Tjandradinata, menambahkan, setelah Indramayu, pihaknya membidik beberapa titik di dua provinsi tersebut. Untuk Jabar, cetus Iwan, pihaknya berencana untuk mengoperasikan jaringan di Cianjur kemudian Bandung.

Mengenai penjualan di Jabar, Iwan menyatakan, provinsi tersebut memberi kontribusi cukup positif bagi PT HPM. Total penjualan seluruh merek dan varian Honda di Jabar, ungkapnya, hingga Maret 2015, sekitar 4.700 unit.  (ADR)

Related posts