
Sri Agung Handayani, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), mengemukakan, secara berkala, pihaknya melakukan survey. Hasilnya, ada populasi yang menginginkan mobil yang harga terjangkau dan lengkap, yaitu first buyer.
“Hasil survey lainnya, ternyata, pasar LCGC pun terbuka pada segmen MPV (Most Purpose Vehicle) Low. Karenanya, kami mencoba memenuhi keinginan pasar itu, yaitu merilis MPV Low segmen LCGC 7 seater, All New Toyota Calya,” tandas Sri pada Launching All New Toyota Calya di All Dinning Resto Trans Luxury Hotel, Jalan Gatotsubroto Bandung, Jumat (12/8).
Diutarakan, pihaknya optimistis bahwa varian berharga jual on the road Bandung dan sekitarnya Rp 136-156 juta per unit, dan merupakan produk bersama PT Astra Daihatsu Motor (ADM) setelah Avanza-Xenia, Rush-Terrios, dan Agya-Ayla, ini dapat mendukung kinerja penjualan PT TAM.
Berbicara tentang proyeksi penjualan, Diky Zulkarnaen, Area General Manager Jabar-Jateng PT TAM, khusus Jabar, pihaknya mencanangkan angka 7-8 ribu unit hingga akhir tahun ini, atau berkontribusi 20 persen. Pihaknya, tegas dia, optimstis mampu merealisasikannya.
Gondo Handoko, Operation Manager Auto 2000 Jabar, menambahkan, secara nasional, produk LCGC 7 Seater ini terpesan sekitar 3 ribu unit. “Di Jabar, sejauh ini terpesan sekitar 750 unit. Jadi kami optimis produk ini mendapat respon pasar yang positif,” tutup Gondo. (ADR)





