Penerimaan Pajak Tahun Ini Tidak Penuhi Target

foto: WEB
foto: WEB

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Berbagai hal yang terjadi pada tahun ini menjadi hambatan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), khususnya, Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jabar I, untuk merealisasikan target penerimaan pajak 2014. “Benar. Ada beberapa hal yang menjadi kendala. Yaitu, masih kurangnya kepatuhan wajib pajak. Kemudian, minimnya sumber daya manusia (SDM) pajak, kesulitan memperoleh data-data pendukung, dan kenaikan target yang terlalu tinggi,” tandas Kepala Kanwil DJP Jabar I, Adjat Djatnika, pada acara Media Gathering di Kanwil DJP Jabar I, Jalan Asia Afrika Bandung, belum lama ini.

Adjat mengemukakan, tahun ini, secara nasional, proyeksi penerimaan pajak mencapai Rp 1,110 triliun. Sementara di wilayah kerjanya bernilai Rp19,82 triliun. Adjat mengatakan, sulit tercapainya penerimaan pajak sesuai target terlihat pada realisasi hingga saat ini.

“Sejauh ini, pencapaiannya 79 persen atau sebesar Rp15,56 triliun. Apabila memperhatikan sisa waktu hingga akhir 2014, kami perkirakan terjadi kenaikan penerimaan pajak. Perkiraan kami, mencapai 93-95 persen target awal. Itu hampir sama dengan angka nasional,” papar Adjat.

Mengenai wajib pajak (WP), Adjat menyatakan, sebenarnya, jumlahnya tergolong banyak, yaitu 1,7 juta WP. Akan tetapi, ucapnya, wajib pajak yang menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) lebih sedikit, yaitu 1,2 juta WP.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Dukungan Teknis dan Konsultasi Kanwil DJP Jabar I, Hendriyan, tidak membantah bahwa kondisi yang terjadi saat ini, membuat proyeksi penerimaan pajak 2014 sulit tercapai. Meski begitu, Hendriyan berdalih, bahwa secara keseluruhan, penerimaan pajak oleh Kanwil DJP Jabar senantiasa mengalami kenaikan setiap tahunnya. Rata-rata, kata dia, setiap tahunnya, naik Rp 1 triliun.

Pada 2010, ungkapnya, proyeksi penerimaan pajak senilai Rp 12,20 triliun. Realisasinya, lanjut dia, sebesar 93 persen atau senilai Rp 11,31 triliun. Tahun berikutnya, lanjut Hendriyan, proyeksi penerimaan pajak bernilai Rp 13,67 triliun. Angka yang tercapai, tuturnya, sebesar Rp 12,12 triliun atau 89 persen. “Dua tahun lalu (2012), proyeksi penerimaan pajak sebesar Rp 14,34 triliun. Realisasinya mencapai 97 persen atau sekitar Rp 13,95 triliun. Sementara tahun lalu, proyeksinya Rp 17,42 triliun, pencapaiannya 94 persen atau Rp 16,41 triliun,” paparnya. (ADR)

Related posts