Pembayaran THR Berlangsung Lancar

  • Whatsapp

deddy widjayaJABARTODAY.COM – BANDUNG

Di negara ini, pemerintah menerbitkan kebijakan berkenaan dengan Idul Fitri, yaitu mewajibkan dunia usaha untuk memberikan Tunjangan Hari Raya kepada para pekerjanya. “THR adalah kewajiban bagi para pengusaha. Untuk Idul Fitri 2014, sejauh ini, pembayaran THR berlangsung lancar,” ujar Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Barat, Dedy Widjaja, Rabu (23/7/2014).

Dedy mengemukakan, para pelaku usaha dan industri, khususnya, yang menjadi anggota DPD APINDO Jabar, pada momen Idul Fitri 2014, sudah menunaikan kewajibannya memberikan THR kepada para pekerja. Diutarakan, pemberian THR kepada para pekerja tersebut, sambung Dedy, mayoritas berlangsung pada H-7 Idul Fitri 2014.

Diungkapkan, pada momen Idul Fitri tahun ini, pihaknya tidak menerima laporan adanya keterlambatan pembayaran THR kepada para pekerja. Meski demikian, kata Dedy, tidak tertutup kemungkinan, ada pelaku usaha dan industri yang mengalami keterlambatan pembayaran THR. “Mungkin saja keterlambatan terjadi. Tapi, kami kira, itu terjadi pada industri-industri skala kecil. Untuk skala besar, seluruh anggota kami sudah melakukan pembayaran THR,” papar Dedy.

Mengenai hasil Pemilihan Presiden 2014, Dedy menyatakan, pihaknya berkeyakinan dapat berdampak positif bagi perekonomian nasional, termasuk Jabar. Pihaknya, tegas Dedy, optimis bahwa nilai tukar rupiah, termasuk iklim investasi di tanah air dan Jabar tetap terjaga.

Dedy menuturkan, salah satu efek positif hasil Pilpres 2014 terlihat pada menguatnya nilai tukar rupiah. Pada Rabu (23/7) yang tertransaksikan antarbank, menguat 131 poin atau menjadi Rp 11.475 per Dollar Amerika Serikat (AS). Posisi sebelumnya, berada pada level Rp 11.606 per Dollar AS.

Bagi dunia usaha, stabilnya nilai tukar rupiah merupakan hal penting, terutama, berkenaan dengan perdagangan luar negeri (ekspor-impor). Menguatnya rupiah pun, imbuhnya, berarti situasi dan perkembangan terkini di Indonesia mendapat respon positif para investor. “Ini dapat membuat iklim investasi menjadi semakin baik,” tutup Dedy. (ADR)

Related posts