Saturday , 6 June 2020
Home » Bandung Raya » Pasar di Kota Bandung Dipastikan Aman dari Daging Celeng

Pasar di Kota Bandung Dipastikan Aman dari Daging Celeng

JABARTODAY.COM – BANDUNG Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung memastikan pasar tradisional di bawah PD Pasar Bermartabat tidak menjual daging celeng. Pasalnya, Dispangtan Kota Bandung telah mengawasinya secara rutin.

Hasil pemeriksaan mendadak terakhir, Dispangtan Kota Bandung juga memastikan daging di pasaran terbebas dari daging celeng.

“Tadi pagi kami sudah sidak ‪ke 34‬ pasar tradisional dan enam pasar besar (swalayan) di Kota Bandung. Alhamdulillah hasil laporan dari petugas Dispangtan yang telah kita sebar, hasilnya semua negatif,” ujar Kepala Bidang Keamanan Pangan Dispangtan Kota Bandung Erma Riah, Selasa (12/5/2020).

Erma menjelaskan, sidak kali ini melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat.

Menurutnya, hasil yang didapat menggunakan metode detection pig (deteksi daging babi). Dengan cara itu, hanya dalam tempo lima menit dapat mengetahui hasilnya secara akurat.

“Kami melakukan usaha secara maksimal dengan memakai metode pendeteksi daging tercepat dan terakurat. Selanjutnya kami sudah menyusun strategi melakukan pemeriksaan pada pedagang eceran keliling di lingkungan masyarakat dan di pintu masuk cek poin Kota Bandung,” bebernya. 

Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Bandung Gin Gin Ginanjar memastikan daging sapi yang dijual di pasaran Kota Bandung adalah dengan sistem daging sapi segar. 

“Daging sapi yang datang ke Kota Bandung adalah sapi hidup yang dipotong di rumah potong yang dimiliki Pemerintah Kota Bandung, seperti Rumah Potong Hewan Arjuna dan Cirangrang. Jadi, datang ke sini hidup, kemudian dipotong di sini, fresh,” tegasnya.

Namun begitu, dia meminta masyarakat untuk tetap teliti dan berhati-hati saat berbelanja kebutuhan pokok di pasar. Jika dalam kondisi normal, secara kasat mata antara daging sapi, babi, dan celeng akan sangat terlihat jelas.

“Dari sisi penampakan kalau kondisi normal sangat kelihatan. Harus perhatikan bedanya daging sapi dan daging celeng,” tukasnya.

Gin Gin mengimbau, masyarakat tidak tergoda dengan harga yang murah yang di bawah standar. Misal untuk daging sapi harga standarnya dikisaran Rp110.000-Rp120.000. Sedangkan, daging sapi beku dikisaran harga Rp80.000-Rp90.000.

“Apabila masyarakat masih merasa was-was terhadap produk daging yang dijual, bisa minta langsung dicek ke minilab food security yang ada di pasar setempat,” pungkas Gin Gin. (vil)

Baca Juga:  Dewan Prihatin, Anggaran Pendidikan Kota Bandung Turun