Home » Headline » Panglima Harus Mempertahankan Tradisi Netralitas TNI

Panglima Harus Mempertahankan Tradisi Netralitas TNI

Pengamat Politik Universitas Nasional Firdaus Syam (dok.jabartoday)

JABARTODAY.COM- TNI memiliki reputasi yang sangat bagus dalam maayarakat selama  reformasi berlangsung, untuk itu menjadi tugas Panglima TNI untuk menjaga netralitasnya dalam politik yang sudah menjadi tradisi yang harus dipelihara dan dipertahankan.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Universitas Nasional Dr. Firdaus Syam dalam perbincangan khusus, “Political Roundtable” di Jakarta, Kamis (21/12).

Menurut Firdaus Syam, TNI secara organisasi sudah memasuki jalur yang tepat dan tidak boleh ada unsur negara yang lain yang mencoba menyeret TNI dalam politik praktis.

“Saya lihat tidak etis jika ada kekuatan politik yang berusaha menjadikan TNI menjadi tidak netral, jika ini terjadi tentu akan berbahaya,” jelas Firdaus.

Pasalnya, lanjut dosen Pascasarjana Universitas Nasional ini, TNI saat ini sudah mengalami kematangan dari sisi organisasi yakni sebagai lembaga yang konsentrasi pada usaha pertahanan negara.

Terkait munculnya dinamika internal ditubuh TNI menyusul pembatalan mutasi sejumlah perwira tinggi diinternal TNI, Firdaus melihat hal itu sudah menjadi kewenangan internal TNI.

Ia melihat langkah panglima adalah wajar jika dirinya membatalkan mutasi yang dilakukan panglima sebelumnya yaitu Gatot Nurmantyo.

“Saya rasa wajar kalau Pak Hadi Tjahjanto melakukan itu, karena dalam organisasi itu banyak orang, banyak teman, namun yang cocok itu persoalan yang lain. Dan, itu soal chemistry dalam bekerja menggerakkan roda organisasi,” ujar Firdaus memberi alasan.

Firdaus mengatakan, organisasi dalam tubuh TNI sudah matang dan harus dipertahankan.

“Apresiasi publik dari masyarakat luar biasa bagus, TNI telah membuktikan netral dalam Pilkada maupun pemilu,” jelas Firdaus.

Firdaus Syam menambahkan, TNI dimasa mendatang harus tetap  menjadi organisasi yang solid dan profesional dalam menjalankan tugas pengabdiannya pada bangsa dan negara.

Ia mengingatkan agar Panglima TNI Hadi Tjahjanto tetap memperhatikan soliditas internal TNI. Hal itu penting agar posisinya sebagai panglima TNI  dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

“Sebagai panglima berlatar belakang Angkatan Udara, panglima Hadi harus melihat potensi Angkatan Darat sebagai kekuatan besar dan penting dalam tubuh TNI, begitu juga dengan Angkatan Laut,” cetus Firdaus yang juga anak kolong itu. (Tur)