Padukan Organisasi Advokat, Ini Langkah Peradi

JABARTODAY.COM – BANDUNG Melalui suka cita Natal, Perhimpunan Advokat Indonesia ingin memadukan dan menyatukan organisasi advokat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Natal Peradi Bandung Dosma Roha Sijabat, disela acara perayaan Natal Bersama Peradi Bandung, PPOI dan Advokat seluruh Indonesia, di Hotel Fox Harris Bandung, Sabtu (15/12).

Dosma juga mengungkapkan, bukan hanya para advokat, namun dalam perayaan Natal juga, Peradi Bandung ingin memberikan  kebahagian kepada masyarakat.

“Intinya dalam perayaan Natal ini,  memberikan kebahagian dalam suka cita Natal, memadukan organisasi advokat. Organisasi advokat sekarang banyak yang tercerai berai, egoisme organisasi,” ucapnya.

Perayaan Natal dengan mengundang masyarakat maupun unsur terkait seperti kepolisian, kehakiman dan kejaksaan, dikatakannya, guna menepis profesi advokat yang identik dengan glamor dan sombong.

“Lawyer itu identik dengan glamor, dengan kesuksesan yang berlebihan bahkan kesombongan. Dan dengan ini kita berbagi kasih, kita tidak berbahagia sendiri. Kita berbagi dengan semua lini. Jadi mematahkan lawyer itu tidak selalu kaku, tidak selalu glamor,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua DPC Peradi Bandung Jutek Bongso. Menurutnya, dengan perayaan Natal Peradi Bandung dan PPOI bisa mengakrabkan sesama advokat di bandung maupun Jawa Barat dan Indonesia.

“Tidak ada perpecahan karena profesi apapun rawan bersifat duniawi. Kami mencoba menyatukan duniawi dan rohani. Harapan advokat kami menjalan profesinya bulan hanya keuntungan semata tapi betul-betul pertanggungjawabkan atau ingat kepada khaliknya dan penciptanya,” cetusnya.

Dia juga menambahkan hubungan profesionalisme advokat, selaras  dengan misi agama.

“Jadi harapannya tugas advokat melalui perayaan Natal merefleksikan apa yang diyakinkan untuk mempraktekan dalam profesionalisme kami dalam advokat,” imbuhnya.

Dalam perayaan Natal, Peradi Bandung juga berbagi kebahagiaan dengan memberikan tali kasih kepada Yayasan Kanker Anak Indonesia. (*)

Related posts