OJK Cari Formula Efektif Sertifikasi Halal

OJKJABARTODAY.COM – BANDUNG –– Meningkatkan daya saing produk menjadi sebuah keniscayaan dalam era persaingan pasar global. Dalam hal produk makanan, misalnya, salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing produk-produk lokal buatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di negara ini yaitu berupa sertifikasi halal.

Akan tetapi, sejauh ini, tidak sedikit para pelaku UMKM yang menilai bahwa sertifikat halal adalah sebuah beban yang bisa berpengaruh pada perencanaan finansial bisns mereka. Karenanya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Wilayah (Kanwil) II Jabar, melakukan berbagai langkah berkenaan dengan sertifikasi halal produk itu.

Di antaranya, mendorong perbankan syariah untuk turut memfasilitasi sertifikasi produk halal. “Benar. Kami memang mendorong perbankan syariah supaya memfasilitasi sertifikasi halal bagi para nasabahnya, utamanya, kalangan UMKM. Harapannya, bisa mempercepat program untuk peningkatan daya saing produk,” tandas Kepala OJK Regional II Jabar, Anggar B Nuraini, di Hotel Hilton, Jalan HOS Cokroaminoto Bandung, pada Media Gathering Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Wilayah Jabar, baru-baru ini.

Anggar meneruskan, perbankan syariah berkemampuan untuk menyosialisasikan sekaligus memberi fasilitas, termasuk membuka mekanisme dan mendorong sertifikasi halal bagi para nasabahnya, utamanya, kalangan UMKM yang menjadi debitur mereka. Pasalnya, jelas Anggar, perbankan syaraiah punya nasabah asal kalangan UMKM sebagai target pasar penyaluan pembiayaan syariah.

Anggar mengungkapkan, pihaknya berencana, dalam waktu dekat, bersama kalangan perbankan syariah Jabar, pihaknya segera menbahasnya . Selain itu, cetusnya, pihaknya pun mencari formula yang paling tepat, efektif, dan menguntungkan bagi para pelaku UMKM berkaitan dengan sertifikasi halal. (ADR)

Related posts