Mendagri, “Pelaku Kekerasan di IPDN Pasti Dipecat”

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, saat tiba di Kampus IPDN, Rabu (5/9), disambut seni longser plus seremoni protokoler yang ketat.(DEDE SUHERLAN/JABARTODAY.COM)

JABARTODAY.COM – JATINANGOR

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, menjamin kekerasan tidak terjadi lagi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kondisi itu, kata Mendagri, menunjukkan bahwa IPDN tidak seperti dulu lagi alias sudah berubah.

“Penyelenggaraan pendidikan di IPDN diorientasikan pada bidang akademik, kesehatan, olahraga, dan pengasuhan. Siapapun dilarang melakukan kekerasan di IPDN,” kata Mendagri kepada wartawan, seusai Wisuda Program Diploma IV, Program Strata I, dan Program Stratra II Magister Administrasi Pemerintahan Daerah IPDN, di Kampus IPDN Jatinangor, Rabu (5/9).

Mendagri mengungkapkan, ketegasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam menghilangkan kekerasan di IPDN tidak main-main. Menurut dia, lebih baik mengorbankan 10 orang yang melakukan kekerasan daripada merusak citra 6.000 praja yang kini menempuh pendidikan di IPDN.

“Kemendagri akan bertindak tegas. Siapapun yang melakukan kekerasan di IPDN akan dipecat,” tandas Mendagri.

Pada kesempatan sama Mendagri mengatakan, selain menyelenggarakan program studi (prodi) jenjang S-I dan S-2 IPDN juga tengah menggodok untuk melaksanakan prodi jenjang S-III.

“Prodi jenjang S-III paling lambat akan dibuka pada tahun akademik 2013/2014. Pengajuan izin operasional penyelenggaraan prodi itu telah masuk website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Mendagri. (DEDE SUHERLAN)

Related posts