Friday , 22 November 2019
Home » Bandung Raya » Makna Kemerdekaan di Mata Anggota DPRD Kota Bandung

Makna Kemerdekaan di Mata Anggota DPRD Kota Bandung

Para pejabat dan anggota DPRD Kota Bandung Usai Mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo pada HUT 74 RI (Foto: edi kusman)


JABARTODAY.COM – BANDUNG Ketua Fraksi Nasional Demokrat DPRD Kota Bandung Uung Tanuwidjaja mengungkapkan arti kemerdekaan akan terasa bermakna saat semua hak dasar rakyat terpenuhi. 

“Merdeka itu adalah orang mampu mencukupi kebutuhan untuk makan, sekolah, kesehatan, dan kerja tidak sulit. Sebab itu semua hak dasar manusia,” kata Uung, usai rapat paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI pada HUT 74 RI, di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat (16/8).

Indonesia telah merdeka. Namun, menurut Uung, masyarakat Indonesia masih harus terus mengisi kemeredekaan. Karena itu, ditekankan dirinya, Nasdem akan berjuang terus dalam mensejahterakan masyarakat Kota Bandung.

“Kami akan terus berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan, agar bisa diterima masyarakat paling bawah sekalipun,” serunya.

Masih kata Uung, dirinya akan terus mendorong Pemerintah Kota Bandung dalam menurunkan angka kemiskinan. Pihaknya ingin agar Kota Bandung sejajar dengan kota dunia lainnya.

“Caranya, dengan bekerja keras penuh integritas, sehingga bisa menghasilkan karya nyata,” tukasnya.

Sementara itu, menurut politisi PDI Perjuangan Rieke Suryaningsih, tanggung jawab mengisi kemerdekaan bukan sekedar mengingatkan usia 74 tahun merdeka. Namun tanggung jawab untuk menunaikan janji guna mensejahterakan masyarakat.

“Seperti yang dikatakan Bung Karno, kemerdekaan adalah jembatan emas. Di dalam Indonesia merdeka itulah baru kita memerdekakan rakyat kita,” ucap Rieke.

Rieke memaknai kemerdekaan bukan hanya warga negara telah lepas dari penjajahan bangsa-bangsa lain, tetapi yang paling penting adalah sebagai warga negara bisa hidup berdampingan satu sama lain dengan damai dan saling menghormati, walaupun ada perbedaan-perbedaan yang menjadikan lebih berwarna.

Dengan adanya perbedaan itu, menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini, di usia 74 Indonesia merdeka, hal yang cukup penting  yang harus diperhatikan Pemkot Bandung, yakni pemerataan pembangunan. Sehingga masyarakat juga merasakan kemerdekaan.

“Pelayanan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur dasar harus merata dan bisa dinikmati masyarakat seluruh wilayah Kota Bandung,“ cetus Rieke.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Entang Suryaman menuturkan, makna kemerdekaan adalah membangun Indonesia menjadi lebih mandiri, sehingga akan berdampak positif bagi warganya. Apa yang harus dilakukan penyelenggara pemerintahan daerah, adalah agar seluruh masyarakatnya maju dalam kesehatan, pendidikan, sosial budaya, dan kesejahteraan meningkat. Itu yang harus dibangun dan dikembangkan.

“Membangun bangsa artinya membangun rakyatnya, jangan hanya negara yang merdeka, rakyatnya juga harus merdeka. Itulah makna kemerdekaan,” pungkas Entang. (edi)