Kadin Gulirkan Pelatihan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Ketua Kamar Dagang dan Industri Jabar 2013-2018, Agung Suryamal Soetisno.
Ketua Kamar Dagang dan Industri Jabar 2013-2018, Agung Suryamal Soetisno.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Idealnya, untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri, industri-industri dan para pelaku usaha nasional memaksimalkan pemanfaatan produk-produk lokal atau bahan baku berkandungan lokal tinggi.
 
Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat Agung Suryamal Soetisno menjelaskan, pihaknya menggagas kerjasama dengan pemerintah dan Sucofindo untuk mengimplementasikan pemanfaatan produk dalam negeri atau bahan baku berkandungan lokal tinggi oleh dunia industri, khususnya di Jabar. “Masyarakat, termasuk dunia usaha dan industri, harus memahami pentingnya pemanfaatan produk dalam negeri dan komoditi-komoditi yang berkandungan lokal,” ujar Agung di Hotel Savoy Homann, Senin (1/9/2014).
 
Menurutnya, industri manufaktur nasional, utamanya, asal Jabar, harus dapat meningkatkan daya saingnya dalam era persaingan yang kian ketat, termasuk yang terdekat yaitu ajang ASEAN Economic Community 2015. Tujuannya untuk mengimbangi kemungkinan masuknya produk-produk impor. Karena itu, tegas Agung, industri manufaktur perlu ada dukungan bagi dunia usaha dan industri. “Salah satunya jaminan pasar khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah,” katanya.
 
Salah satu upaya Kadin Jabar untuk meningkatkan kesadaran para pelaku usaha dan industri untuk memaksimalkan produk dalam negeri yaitu menggulilrkan Public Training, yang terdiri atas overview AEC 2015, tata cara perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) barang, simulasi perhitungan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP), serta pelatihan perhitungan dan pengisian formulir TKDN barang.
 
Harapannya, cetus Agung, melalui ajang ini, para peserta dapat menghitung pencapaian TKDN pada barang, jasa, dan gabungan barang-jasa. “Juga mampu menghitung BMP dan penilaian harga evaluasi akhir,” pungkas Agung. (ADR)

Related posts