KAA Bergulir, Prangko 1955 Dipamerkan

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Jabar, utamanya, Kota Bandung, tidak hanya memiliki daya tarik dan kekuatan luar biasa dalam hal perekonomian. Akan tetapi, Kota Bandung pun memiliki catatan sejarah penting, yaitu menjadi titik penyelenggaraan even dunia. Pada 1955, Kota Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika (KAA).

Menyambut peringatan KAA ke-60, sejumlah komunitas bersiap untuk turut menyemarakkannya. Satu di antaranya, yaitu Filatelis Indonesia. Rencananya, saat Peringatan KAA ke-60 bergulir, yaitu 20-24 April 2015, Filatelis Indonesia memamerkan benda-benda pos, termasuk prangko.

“Rencananya, kami memamerkan benda pos dan prangko asal 29 negara peserta KAA di Kantor Pos Besar Bandung, Jalan Asia Afrika. Bahkan, kami pun berencana memamerkan prangko edisi KAA 1955,” tandas Kepala Divisi Filateli PT Pos Indonesia, Tata Sugiarta, belum lama ini.

Diutarakan, tidak hanya dengan Filatelis Indonesia, agenda pameran benda pos dan prangko asal 29 negara peserta KAA itu merupakan kerjasama dengan berbagai elemen yang berkaitan dengan penggemar filateli, baik dalam maupun luar negeri. Akan tetapi, aku Tata, tidak mudah bagi pihaknya mengumpulkan prangko asa 29 negara peserta KAA itu. Sejauh ini, ungkapnya, pihaknya baru dapat mengumpulkan prangko asal 15 negara. “Walau begitu, kami terus berusaha untuk mengumpulkan prangko asal 14 negara lainnya,” tuturnya.

Berkenaan dengan pameran itu, Tata menjelaskan, ajang itu terbuka bagi umum. Itu supaya, jelasnya, publik Kota Bandung dapat mengetahui bahwa prangko pada zamannya, prangko adalah mediator guna mempererat tali persaudaraan dan persahabatan antarnegara.

Selain itu, tambahnya, melalui prangko, masyarakat dapat mengetahui catatan sejarah. Pasalnya, terang dia, setiap momen besar di negara ini, pengabadiannya melalui prangko. Momen Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 pun, sahutnya, terabadikan oleh prangko.  (ADR)

Related posts