Monday , 18 November 2019
Home » Info Jabar » Jumlah Warga Miskin Jawa Barat 3,4 Juta, Terbanyak di Tasikmalaya

Jumlah Warga Miskin Jawa Barat 3,4 Juta, Terbanyak di Tasikmalaya

Warga Miskin Jabar

JABARTODAY.COM, BANDUNG — Jumlah warga miskin di Jawa Barat mencapai 3,4 juta orang, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2019.

Menurut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Jawa Barat, Daud Achmad, hal tersebut setara dengan 6,9 persen dari total jumlah penduduk Jabar yang saat ini mencapai 48,68 juta jiwa.

Namun, jumlah warga miskin tersebut terus menurun. Disebutkan Daud, sejak 2014, persentase warga miskin di Jabar terus menurun sebanyak total 2,53 persen.

“Selama lima tahun, jumlah warga miskin di Jawa Barat turun sebanyak 216,63 ribu jiwa. Pada 2014, total warga miskin sebanyak 9,44 persen menjadi 6,91 persen pada 2019,” ujar Daud dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Jawa Barat, Kamis (31/10/2019).

Menurut Daud, mayoritas warga miskin masih tersentralisasi di pedesaan. Sebanyak 9 dari 100 warga di pedesaan seluruh Jawa Barat tercatat sebagai warga miskin.

Jumlah warga miskin di Jabar yang lebih rendah ditemukan di kota, yakni sebanyak 6 dari 100 penduduk kota masuk ke dalam kategori miskin.

Kota Tasikmalaya menduduki peringkat pertama sebagai daerah dengan penduduk miskin terbesar se-Jawa Barat. Sebanyak 12 persen dari total jumlah penduduk Kota Tasikmalaya masuk ke dalam kategori miskin.

“Sementara yang paling sedikit jumlah warga miskinnya adalah Depok dengan angka 2,14 persen,” katanya.

Menurutnya, mayoritas sektor pekerjaan dengan penduduk miskin di Jawa Barat berada pada sektor pertanian padi dan palawija (29 persen), konstruksi (18 persen), dan perdagangan (10 persen).

Sebagai perbandingan, Data BPS Jabar September 2018 menunjukkan, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Jawa Barat mengalami penurunan yaitu sekitar 76,4 ribu jiwa, dari 3.615,79 ribu jiwa (7,45 persen) pada Maret 2018 menjadi 3.539,40 ribu jiwa (7,25 persen) pada September 2018. Garis Kemiskinan (GK) Jawa Barat mengalami peningkatan sebesar 0,98 persen dari Rp. 367.755,- per kapita per bulan menjadi Rp. 371.376,- per kapita per bulan.

penduduk miskin jabar
Penduduk Miskin Jabar