Hujan Deras, Untungkan Produsen Busi

(erwin adriansyah)
(erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Tingginya penjualan produk-produk otomotif, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat, memberi berkah pada industri-industri yang berkaitan dengan sektor tersebut. Satu di antaranya komponen sepeda motor, yaitu busi.

“Kinerja penjualan komponen otomotif punya propsk positif. Itu karena seiring dengan kebutuhan yang terus meningkat,” tandas Zulfikar Toto Widyantoro, Marketing Departement PT NGK Busi Indonesia, di Jalan Pungkur Bandung, pada sela-sela NGK Busi Valentine, di Jalan Pungkur Bandung, Sabtu (14/2).

Zulfikar meneruskan, tingginya kebutuhan tersebut membuat pihaknya mencatat kinerja yang cukup positif. Itu terlihat, sambung dia, pada market share penjualan busi selama ini. Menurutnya, untuk segmen kendaraan roda empat atau mobil, lanjutnya, pihaknya menguasai pangsa pasar 40 persen.

Akan tetapi, tambahnya, khusus sepeda motor, pasar busi nasional dikuasai PT NGK Busi Indonesia. Diungkapkan, sejauh ini, pihaknya menguasai pasar busi sepeda motor nasional hingga 80 persen.

Berbicara tentang Jabar, Zulfikar menyatakan, hingga kini, tatar Pasundan mencatat kontribusi yang positif. Kontribusi tanah Parahyangan terhadap total penjualan, sebutnya, mencapai 30 persen. “Lalu, di Jabar, pasar terbesar tetap Bandung Raya. Kontribusi penjualan Bandung Raya bagi Jabar sekitar 30 persen,” lanjut dia.

Pada sisi lain, berkaitan dengan kondisi cuaca buruk, yaitu hujan deras yang berakibat banjir, Zulfikar mengakui adanya dampak, kendati sedikit. Efeknya, jelas dia, lebih pada pendistribusian. Sediktinya efek banjir itu karena pihaknya memiliki pasar yang luas di negara ini. Soal banjir, Zulfikar menegaskan, justri pihaknya mencatat kenaikan penjualan sekitar 2 persen. Itu karena, jelasnya, para pengguna kendaraan, utamanya yang terendam banjir, membutuhkan komponen, yang satu di antaranya, adalah busi.

Menyinggung soal proyeksi penjualan tahun ini, Zulfikar menegaskan, pihakna tetap optimis mampu meningkatkannya. Memang, aku Zulfikar, tahun lalu, terjadi perlambatan kinerja. Kondisi itu, sahut dia, tidak hanya terjadi pada industri komponen otomotif, tetapi hampir seluruh sektor. Kendati demikian, cetus dia, pihaknya berkeyakinan mampu meningkatkan kinerja penjualan 10 persen pada 2015.

Untuk merealisasikannya, seru Zulfikar, pihaknya menyusun berbagai strategi. Satu di antaranya, sebut dia, menggelar NGK Valentine. Sebenarnya, terang Zulfikar, agenda yang berlangsung ke-3 kalinya ini, punya kaitan erat dengan upaya peningkatan kinerja bisnis. “Yaitu, meningkatkan brand awarness. Itu karena branding merupakan unsur penting dalam bisnis. Tanpa branding, publik tidak akan mengetahui produk apa pun. Karenanya, kami melangsungkan agenda tersebut,” tutup Zulfikar. (ADR)

 

Related posts