Fraksi Demokrat Larang Hadiri Rapat Paripurna

Suasana Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Bandung, Senin (26/9).
Suasana Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Bandung, Senin (26/9).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Rapat paripurna yang membahas persetujuan DPRD Kota Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah Satuan Organisasi Tata Kerja, yang sedianya digelar Selasa (11/10) pagi, diundur menjadi malam hari. Pengunduran jadwal itu dikarenakan mengikuti agenda Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang melakukan kunjungan ke Bali.

Keputusan itu membuat Fraksi Partai Demokrat meradang. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan melarang seluruh anggota Fraksi Demokrat mengikuti sidang paripurna besok. Dirinya menilai, sikap Wali Kota yang lebih mementingkan keluar kota dibanding mendahulukan sidang paripurna dinilai kurang etis.

“Rapat paripurna telah dijadwalkan jauh hari. Daerah lain sudah ketuk palu, kita mundur terus. Saya jadi pesimistis anggaran Kota Bandung bisa cepat selesai,” ucap Erwan, di gedung parlemen, Senin (10/10).

Terhadap kejadian ini, Erwan meminta keseriusan Pemerintah Kota Bandung, agar agenda dewan tidak dianggap sepele. Sebab, pengesahan Raperda SOTK jauh lebih penting dibanding menghadiri undangan yang dapat diwakilkan. “Jangan seremonial saja. Kemarin Light Festival bisa hadir, tetapi sekarang sudah pergi lagi ke Bali,” kata Erwan, dengan nada gusar.

Di tempat sama, Ketua Komisi C Entang Suryaman siap menjalankan perintah fraksinya. Apalagi, fraksi mempunyai hak politik dan prinsip tersendiri sebagai kepanjangan tangan partai. “Sebagai anggota fraksi, saya harus mengikuti dan menjalankan perintah,” tegas Entang.

Ketua DPRD Kota Bandung Isa Subagja, yang dihubungi terpisah,  menukas, perubahan jadwal itu telah jadi keputusan Badan Musyawarah. “Silahkan saja Demokrat mengambil keputusan tersebut,” singkat politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu. (vil)

Related posts