Curah Hujan Disebabkan Kumpulan Awan

Banjir cileuncang terjadi tiap musim hujan. (jabartoday/avila dwiputra)
Banjir cileuncang terjadi tiap musim hujan. (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Masyarakat Jawa Barat diminta tetap waspada saat musim penghujan. Prakirawan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Bandung, Yuni Yulianti mengimbau kepada masyarakat di wilayah Jabar, khususnya Kota Bandung, untuk tetap waspada mengingat potensi terjadinya bencana banjir dan longsor.

“Terutama bagi nelayan di Jabar selatan agar lebih waspada, karena ketinggian ombak bisa mencapai dua setengah sampai empat meter,” kata Yuni, saat dihubungi, Selasa (11/10).

Yuni mengungkap, curah hujan tertinggi untuk wilayah Jabar akan terjadi pada November ini. Curah hujan bakal menurun ketika masuk Desember, dan kembali tinggi di Januari 2017.

“Bencana yang bisa ditimbulkan seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Nah untuk angin puting beliung belum bisa diprediksi. Kita minta masyarakat tetap waspada,” sahutnya.

Yuni menerangkan, tingginya curah hujan lebih disebabkan kumpulan awan yang terjadi. Kumpulan awan, berasal dari dari penghangatan air laut yang terjadi di kawasan selatan Jabar. “Akibatnya, massa awan yang terbentuk semakin banyak, yang menyebabkan seringnya terjadi hujan,” tandas dia. (vil)

Related posts