e-Katalog Balitbang Perumahan Murah Segera Terbit

Menko Kemaritiman (jabartoday.com/net)
Menko Kemaritiman
(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Untuk memudahkan informasi mengenai produk-produk berkualtas, katalog menjadi salah satu buku panduan bagi siapa pun. Karenanya, pemerintah berencana untuk menyusun dan membuat katalog bersistem elektronik. Rencananya, e-katalog itu memuat produk-produk Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (PU-Pera) pada tahun ini.

“Sejauh ini, Balitbang PU-Pera memiliki banyak hasil berupa prototype yang bermanfaat. Saya kira, apabila hasil dan prototype Balitbang PU-Pera dimanfaatkan pemerintah, tentunya, terjadi efisiensi anggaran. Jadi, rencana kami, menyusun produk-produk Balitbang PU-Pera dalam sebuah e-katalog,” tandas Menter Koordinator Kemaritiman, Indroyono Soesilo, pada sela-sela kunjungannya ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Air, Jalan Ir H Djuanda Bandung, belum lama ini.

Menurutnya, beberapa produkl dan prototype Balitbang PU-Pera layak masuk e-katalog. Antara lain, jelasnya, rumah murah. Lalu, sambung dia, aspal buton, termasuk pengolahan air bersih.

Diutarakan, Presiden Republik Indonesia (RI) ke-7, Joko Widodo, menerbitkan instruksi yang isinya Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) memasukkan sebanyak-banyaknya barang dan jasa untuk mempermudah informasi. Melihat hal itu, Indroyono menyatakan, sebaiknya, produk dan prototype Balibang PU-Pera segera masuk dalam e-katalog.

Kendati demikian, Indroyono tidak membantah adanya beberapa kendala. Misalnya, ucap dia, adanya jaminan yang diinginkan kalangan pengusaha apakah produknya diminati pasar atau tidak seandainya produk Balitbang masuk e-katalog. Karenanya, sahut Indroyono, pihaknya meminta Balitbang PU-Pera melakukan visibilites studies, utamanya, berkenaan dengan sejumlah produk dan prototype unggulannya. Tentu saja, lanjut dia, agar hasilnya optimal, perlu adanya peran pemerintah daerah.

Soal produk Balitbang PU-Pera, Indroyono berpendapat, komoditinya dibutuhkan pemerintah. Pasalnya, terang dia, sati di antara beberapa program kemaritiman yaitu membangun wilayah perbatasan dan juga pulau terluar. “Warga di wilayah tersebut butuh air bersih. Mereka pun, menginginkan akses jalan yang memadai, termasuk tempat tinggal, dan sebagainya,” tukasnya.

Berkaitan dengan program kemaritiman, Indroyono menyatakan, ada dua titik yang masuk pada program tersebut. Penelitian Balitbang Sumber Daya Air PU dan Pusat Penelitian Pengembangan Permukman bisa termanfaatkan. Kedua titik tersebut berlokasi di Jabar-Banten. “Yaitu Pandeglang (Banten) dan Kampung Laut, yang merupakan perbatasan Jabar-Jateng,” tutupnya. (ADR)

Related posts