Dugaan Korupsi, Kejagung Geledah Gedung Wahana Bakti Pos

Kejaksaan AgungJABARTODAY.COM – BANDUNG

Gedung Wahana Bakti Pos yang berlokasi di Jalan Banda, digeledah oleh Kejaksaan Agung, Kamis (11/9/2014). Penggeledahan diduga terkait korupsi Personal Data Terminal 2012-2013, yaitu semacam alat pemindai yang digunakan PT. Pos Indonesia saat pengiriman kepada pelanggan.

“Pengadaan alat ini memang tidak ada yang dilanggar. Jika pun ada dugaan yang dianggap menjurus dugaan korupsi, biar Kejaksaan Agung yang jelaskan,” ujar Public Relations Manager PT. Pos Indonesia Agus Sofyan yang mewakili Vice President Communication Coorporate Bambang Dwi Purwanto, usai penggeledahan.

Agus menyatakan, penggeledahan yang dilakukan tim Kejagung tidak mengganggu operasional pihaknya. Selain itu, sambungnya, untuk menghormati proses hukum dari Kejagung. “Kalau secara operasional kita tidak ada masalah, karena bagaimanapun caranya ini bagian dari proses hukum. Silahkan Kejagung jalani prosesnya,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak enam petugas tim penyidik Kejagung mulai mendatangi gedung tersebut pukul 10.00. Kegiatan dipusatkan di Lantai 7 blok C.

Penggeledahan tidak hanya dilakukan di satu lokasi, ada dua lokasi lain di Kota Bandung yang juga digeledah, yakni kantor PT. Pos Indonesia di Jalan Cilaki dan gudang PT. Pos Indonesia di Jalan Jakarta.

Dugaan kasus korupsi PDT melibatkan dua terduga berinisial M dan EC. Diperkirakan kerugian negara yang diakibatkan mencapai Rp 10,3 miliar untuk 1.725 PDT. (VIL)

Related posts