Dorong Aspirasi Reses Jadi Program Pembangunan

  • Whatsapp
Reses menjadi ajang menampung aspirasi warga bagi anggota DPRD Kota Bandung Asep Sudrajat, Rabu (14/12) malam. (jabartoday/eddy koesman)
Reses menjadi ajang menampung aspirasi warga bagi anggota DPRD Kota Bandung Asep Sudrajat, Rabu (14/12) malam. (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Selain soal pelayanan kesehatan, masalah pendidikan, khususnya permintaan sumbangan sekolah yang dianggap memberatkan para orang tua siswa. Soal infrastruktur, fasilitas penerangan jalan umum (PJU), menjadi sorotan warga Kecamatan Gedebage, terlebih masalah belanja hibah yang belakangan sulit diperoleh. Dalam masa reses ke-3 anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi Nasdem Asep Sudrajat, Rabu malam (14/12), warga berharap kucuran belanja hibah bisa langsung dirasakan masyarakat.

Legislator yang akrab disapa Upep itu berharap, aspirasi warga dalam reses bisa ditindaklanjuti Pemkot Bandung, dalam bentuk program dan alokasi anggaran. Sehingga, giat reses bisa dirasakan masyarakat sekitar.

“DalamĀ  menampung aspirasi warga, terkait pelayanan kesehatan kalangan tak mampu, masih banyak kendala yang harus difasilitasi,” ujar Upep, di kediamannya, di Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kamis (15/12).

Menyoal infrastruktur, fasilitas PJU, Upep mendesak, hal tersebut segera direalisasikan. Pasalnya, di kawasan Gedebage diperlukan, dalam rangka meminimalisasi kasus begal yang dinilai meresahkan warga. “Di Kelurahan Cisaranten Kidul RW 1 dan 2 juga membutuhkan hal tersebut. Karena daerah ini minim penerangan, ya minimal setiap 10 meter ada satu penerangan lingkungan. Program Bandung Caang Baranang tentu masih banyak yang perlu dibenahi. Banyak terjadi pembegalan karena minimnya penerangan jalan,” ungkap Upep.

Persoalan lainnya yang perlu perhatian Pemkot Bandung, dalam penyediaan lapangan kerja di wilayah Bandung Timur, khususnya Kecamatan Gedebage. Pembangunan yang pesat, melalui alih fungsi lahan pertanian tentu harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Jangan sampai, warga hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan wilayah tersebut.

Dalam pertemuan langsung dengan warga, Upep juga menyayangkan ketidakhadiran sejumlah anggota Muspika. Pasalnya kehadiran mereka dibutuhkan untuk menindaklanjuti aspirasi warga. “Pembangunan di Gedebage itu, dari mulai Teknopolis, perumahan Summarecon, terbaru pembangunan mesjid terapung, perlu komunikasi. Sebab terdampak perubahan sosial, jangan timbulkan persoalan pengangguran. Maka, ini perlu perhatian,” tegas Upep.

Kegiatan reses kali ini, rupanya mendapat antusias dari warga sekitar, khususnya para pimpinan keluarga di wilayah tersebut. Terlebih, pendekatan yang dilakukan melalui kegiatan keagamaan, atau Maulid Nabi yang mampu memererat tali persaudaraan. (koe)

Related posts