Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menganggap timnya kurang beruntung dalam pertandingan kali ini. Ia mengucapkan itu usai anak asuhnya ditundukkan tim sekota, Pelita Bandung Raya, dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (27/4/2014).
Menurut Djadjang, timnya sudah cukup banyak menciptakan peluang. Namun dewi fortuna belum berpihak kepada Maung Bandung. “Kalau boleh setuju, saya menilai kurang lucky. Begitu banyak peluang tapi tidak ada gol tercipta,” ujar Djadjang dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia mengaku, para pemain Persib cukup kesulitan membongkar pertahanan yang digalang Wildansyah. Baginya, lawan sepanjang laga memperagakan sepak bola negatif dengan cenderung bertahan. “Boleh percaya boleh tidak, sepanjang pertandingan, lawan bertahan. Resikonya, ya seperti itu,” sesal Djanur.
Pelatih PBR Dejan Antonic menyatakan kegembiraannya dapat menaklukan “saudara tua”-nya tersebut. Tapi ia tidak menampik, bila anak asuhnya cukup beruntung mengingat gempuran yang dilakukan punggawa Pangeran Biru usai gol yang dilesakkan TA Musafri ke gawang yang dikawal I Made Irawan.
“Kita bisa lihat dua tim istimewa hari ini, dua tim yang sama-sama mau menang. Pemain kami banyak yang muda, tapi harus menghormati Persib sebagai tim besar, kita mungkin sedikit lucky. Dapat peluang yang seperti tadi,” ucap Dejan.
Sebelumnya, diungkap Dejan, dirinya memberikan motivasi kepada G cs untuk dapat meraih poin penuh di laga kali ini. “Di sini kamu bisa menang. Kamu percaya kita di sini kita bisa menang, karena tiga poin ini penting sekali untuk kita semua,” Dejan menirukan ucapan kepada para pemainnya. (VIL)






