Dipesan Tiga Perusahaan, N-219 Laris Manis

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Terbukti bahwa Jabar patut berbangga memiliki industri kedirgantaraaan, PT Dirgantara Indonesia (DI). Bagaimana tidak, produk lembaga BUMN yang dulunya bernama Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) tersebut diminati banyak pihak, tidak hanya domestik, tetapi juga mancanegara.

Sejauh ini, PT DI memproduksi banyak pesawat guna memenuhi beragam pemesanan. Yang terkini, lembaga tersebut menerima pemesanan pesawat N-219 yang diajukan 3 perusahaan. Pemesanan itu positif karena kontraknya ditandatangani Direktur Utama  (Dirut) PT DI, Budi Santoso, secara langsung dengan para petinggi ke-3 perusahaan itu. Yaitu, Dirut PT NBA, Laurens Prawira Natamihardja, Presiden Direktur (Presdir) PT Aviastar Mandiri, M Sundoro, dan Direktur Komersil PT Trigana Air Service, Daniel S Kurniawan, belum lama ini.

“Secara total, jumlah pemesanannya sebanyak 75 unit N-219. PT NBA membeli 20 unit plus opsi 10 unit. PT Aviastrar Mandiri juga 20 unit dan opsi 10 unit. Sedangkan PT Trigana Air Service sejumlah 10 unit ditambah opsi sebanyak 5 unit,” papar Budi Santoso, belum lama ini.

Rencananya, serah terima ke-75 pesawat N-219 berlangsung dua tahun lagi, yaitu 2017. Menurutnya, pemesanan oleh ketiga perusahaan itu berefek positif bagi industri nasional, utamanya, PT DI. Selain itu, lanjutnya, hal itu pun membuat tingkat kepercayaan kepada PT DI kian tebal.

Soal N-219, Budi menjelaskan, itu merupakan pesawat kecil serba guna. Kapasitasnya, lanjut dia, sebanyak 19 penumpang. Ditegaskan, pada masa depan, N-219 menjadi produk unggulan PT DI. Pasalnya, jelas dia, harga jualnya kompetitif. Tidak itu saja, pesawat yang mampu take off dan landing dalam jarak pendek, yaitu 500-600 meter itu pun mengaplikasikan teknologi terkini, utamanya, elektronik dan avionik.

Tidak hanya N-219, ungkap Budi, jajarannya pun punya rencana pengembangan pesawat lain, yaitu N-245. Pesawat ini, terang Budi, merupakan pengembangan CN-235. Dijelaskan, N-245 memiliki kapasitas penumpang lebih banyak, yaitu 50 orang.  (ADR)

Related posts