Tuesday , 21 January 2020
Home » Info Jabar » Dinkes Jabar: Waspadai 4 Penyakit di Musim Hujan

Dinkes Jabar: Waspadai 4 Penyakit di Musim Hujan

 

musim hujan
Ilustrasi Hujan. Sumber foto: https://bit.ly/34TZLgm

JABARTODAY.COM, BANDUNG — Dinas Kesehatan Jawa Barat (Dinkes Jabar) mengingatkan warga Jabar untuk mengantisipasi empat jenis penyakit yang kerap menyerang di musim hujan.

Keempat penyakit yang kerap menyerang di musim hujan itu adalah influenza, demam berdarah, diare, penyakit kulit, dan leptospirosis.

“Jenis penyakit itu harus diwaspadai karena kerap muncul di musim hujan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jabar, Juanita PF, dilansir Sindonews, Sabtu (4/1/2020).

Ia mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit leptospirosis, khususnya bagi warga yang terdampak banjir. Ia menjelaskan, banjir menjadi salah satu media penularan penyakit yang ditularkan melalui air kencing tikus itu.

“Leptospirosis adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui kencing tikus, salah satunya melalui banjir,” terangnya.

Penyakit leptospiroris dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit lecet, dan makanan.

“Tanda dan gejalanya seperti menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, serta mata merah dan iritasi,” paparnya.

Untuk pencegahan, masyarakat diimbau untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus.

Selain itu, mencuci tangan dan kaki serta bagian tubuh lainnya menggunakan sabun setelah beraktivitas, hingga membersihkan bagian-bagian rumah atau gedung yang terindikasi bekas kencing tikus dengan disinfektan.

“Khusus bagi warga yang tinggal di daerah terdampak banjir, diimbau menggunakan sepatu dan sarung tangan karet untuk meminimalisasi risiko tertular leptospirosis,” jelasnya.

Penyakit DBD juga rawan mengancam warga Jabar. Berdasarkan data Dinkes Jabar, selama Januari 2018-Januari 2019, sebanyak 2.461 warga Jabar tertular penyakit yang diakibatkan virus yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictusini ini. Sebanyak 18 orang di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga:  Jawa Barat Bagian Selatan Potensial Alami Cuaca Buruk dan Bencana Alam

“Risiko penyakit DBD dapat ditekan dengan cara menguras bak mandi dan menutup tempat air yang dapat dijadikan sarang nyamuk, memanfaatkan barang-barang bekas, dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau yang kita kenal dengan gerakan 3 M,” sebutnya.

Penyakit influenza juga dapat dicegah dengan selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Menurut dia, virus influenza dapat menular melalui cairan tubuh seperti ingus atau air liur yang ditularkan lewat mulut atau hidung ataupun tangan yang menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus.

“Untuk penyakit diare sendiri disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri, seperti bakteri E.colli, Salmonella, Shigella, dan lain-lain. Pencegahnanya bisa dilakukan dengan gerakan pola hidup bersih dan menjaga kebersihan dan kesehatan makanan,” katanya.

Masyarakat jga diimbau mewaspadai penyakit kulit yang juga kerap muncul di musim hujan. Untuk pencegahan, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kebersihan pribadi dan lingkungannya.*