Desak Pemprov Buat Regulasi Cekungan Bandung

Banjir di kawasan Gedebage usai hujan deras, Jumat (28/10) siang. (jabartoday/avila dwiputra)
Banjir di kawasan Gedebage usai hujan deras, Jumat (28/10) siang. (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Pemerintah provinsi didesak untuk membuat regulasi cekungan Bandung sebagai langkah mencegah bencana banjir di kawasan Bandung Raya.

’’Saat ini terbukti, setiap hujan sebentar saja beberapa titik di Kota Bandung dan sekitarnya, selalu banjir,” tukas Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra Sunatra, di Gedung DPRD Jabar, Kamis (15/12).

Kawasan Bandung Raya, diterangkan Sunatra, tidak bisa lepas dari sejarah panjang tentang danau purba. Pasalnya, jutaan tahun lalu, Bandung merupakan danau raksasa. Setelah surut, pesisir danau merupakan pegunungan yang mengitari Bandung dan sekitarnya. ’’Oleh karena itu, Bandung sejak dahulu harus benar-benar diantisipasi jangan sampai terjadi banjir,” tegas dia.

Maka itu, pihaknya mendorong Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk melibatkan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat, untuk segera membuat regulasi khusus tentang cekungan Bandung. ’’Regulasi itu khusus untuk cekungan Bandung yang saat ini sudah sangat memprihatinkan,” paparnya.

Kurang seriusnya pengelolaan lahan di wilayah daerah resapan air di utara Bandung, seperti banyaknya rumah penduduk, hotel, dan apartemen, menjadi faktor penyebab terjadinya banjir. Padahal, sambung Sunatra, pemerintah pusat sudah pernah meminta kepada Gubernur Jabar agar segera menyelamatkan Kawasan Bandung Utara (KBU) untuk mencegah terjadinya bencana alam. ’’Jika tidak segera direspon, dan dibuat regulasi yang tegas, maka Bandung dan sekitarnya terancam terendam,” ungkapnya.

Sunatra memaparkan, ancaman banjir di Kota Bandung cukup tinggi, karena daerah ini merupakan dataran rendah yang berpotensi terendam air. ’’Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan beberapa kawasan yang tidak pernah banjir, ternyata sekarang banjir juga, dan sangat besar,” tandas dia. (vil)

Related posts