Sunday , 17 November 2019
Home » Lifestyle » Demi Menjaga Eksistensi Musisi Kota Bandung

Demi Menjaga Eksistensi Musisi Kota Bandung

Kepala Bekraf Triawan Munaf meresmikan Bandung Music Council, Kamis (27/10). (jabartoday)
Kepala Bekraf Triawan Munaf meresmikan Bandung Music Council, Kamis (27/10). (jabartoday)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Dalam rangka mewadahi musisi Kota Bandung, terbentuklah Bandung Music Council, yang diresmikan langsung Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, di Hotel Preanger, Kamis (27/10).

“Kami menyambut lembaga baru ini. Semoga yang dirintis rekan-rekan ini bermanfaat untuk masa depan musisi kita,” kata Triawan, usai pembukaan.

Ketua BMC Erlan Effendy mengatakan, lembaganya ingin menempatkan diri sebagai payung organisasi demi menjaga eksistensi, memberi informasi, edukasi, advokasi, serta memperluas jaringan kreatif pelaku industri musik. Muaranya terwujud dalam industri kreatif musik yang bersih, berdaya, dan berkelanjutan. “Punya organisasi berbadan hukum yang representatif. Biar perjuangan hak kami, yang cerai-berai terakomodir,” ucap Erlan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyambut baik kehadiran organisasi ini. Dirinya menjanjikan, akan memberikan fasilitas kepada musisi untuk menyalurkan passion mereka.

“Doakan saja pada akhir tahun ini gedung Bandung Creative Center di Jalan Laswi–Sukabumi, bisa kita gunakan bersama. Sejumlah fasilitas untuk melahirkan karya kreatif ini sudah siap,” sahut Ridwan.

Dalam kesempatan itu, dua kreator aplikasi, Justiasari dan Rahmat Nugraha, mempresentasikan program yang akan permudah para musisi mengekpresikan karyanya di dunia digital. Dua aplikasi bernama Amplitudo dan Rumuz, akan segera diluncurkan ke masyarakat. “Ini salah satu karya awal BMC. Setelahnya, akan dioptimalisasikan sejumlah program yang mengakomodir nasib musisi dan karyanya dalam berbagai bentuk,” tutup Erlan. (vil)