Bukan Dibunuh, Krisna Diduga Jadi Korban Tabrak Lari

Petugas melakukan olah TKP pembunuhan di Jalan Rajawali, Minggu (30/10).
Petugas melakukan olah TKP pembunuhan di Jalan Rajawali, Minggu (30/10).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Krisna Saputra (17), seorang remaja yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Rajawali Barat RW 02 Kelurahan Garuda, Kecamatan Andir, Minggu (30/10) dini hari, diduga menjadi korban tabrak lari.

Dugaan itu muncul setelah polisi memeriksa sejumlah saksi yang terkait kejadian tersebut, di antaranya teman dan petugas keamanan minimarket. Sebelumnya, Krisna diduga menjadi korban pembunuhan oleh orang tak dikenal.

“Setelah kami memeriksa saksi-saksi, korban pulang mendahului, dalam keadaan mabuk. Yang bersangkutan juga mengendarai motor secara zig-zag dan kencang,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Muhammad Joni, di Mapolrestabes Bandung, Senin (31/10).

Sebelumnya, berdasarkan keterangan awal, korban sempat diikuti oleh dua sepeda motor. Namun, hal itu dibantah oleh Joni. Pasalnya, dari keterangan petugas keamanan minimarket, korban sempat berhenti selama 20 menit, dan berteriak-teriak meminta air. “Hanya saja, karena melihat korban mabuk, satpam tak mau ambil masalah. Setelah mondar mandir, korban pergi meninggalkan tempat,” papar Joni.

Tak lama setelah korban pergi, saksi mendengarkan adanya orang tertabrak mobil. Dugaan Krisna menjadi korban kecelakaan, dibuktikan dengan hasil visum yang tidak menunjukkan adanya aksi penganiayaan. “Hanya saja, bagian paha korban mengalami patah. Berdasarkan hasil labfor (laboratorium forensik), korban diduga ditabrak mobil jenis sedan,” urai Kasatreskrim.

Bahkan, lanjut Joni, korban hampir tertabrak mobil boks yang melintas diakibatkan pengaruh alkohol. Namun, karena sopir mobil boks yang sigap, Krisna terhindar dari bahaya yang mengancamnya tersebut. “Berdasarkan hasil lab, darah tercampur dengan alkohol, dan menyebabkan halusinasi dan jalan sempoyongan. Dari keterangan satpam, korban nyaris ditabrak mobil boks sebelumnya,” terang mantan Kepala Bagian Operasional Polrestabes Bandung itu.

Seperti diketahui, Krisna ditemukan bersimbah darah di Jalan Rajawali Barat RW 02 Kelurahan Garuda, Kecamatan Andir, Minggu (30/10, sekitar pukul 04.00, dengan kondisi mengenaskan di jalan. (vil)

Related posts