Wednesday , 3 June 2020
Home » Ekonomi » BPJS Ketenagakerjaan-Kejari Jalin Kesepakatan Hukum

BPJS Ketenagakerjaan-Kejari Jalin Kesepakatan Hukum

Logo_BPJS_KetenagakerjaanJABARTODAY.COM – BANDUNG
Untuk mengantisipasi sekaligus menuntaskan berbagai permasalahan hukum, jalinan kerjasama menjadi opsi yang dipilih Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Buktinya, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung I bersepakat dengan jajaran Kejaksaan Negeri Bandung.
 
Pola kerjasama itu tertuang dalam nota kesepahaman yang penandatanganannya berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan I, Jalan PHH Mustopha 79 Bandung, belum lama ini. “Kerjasama ini memberi manfaat positif. Ini merupakan melakukan sinergitas implementasi Undang Undang 24/2011,” tukas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandung I, Darmadi.
 
Menurutnya, kerjasama ini untuk menangani penyelesaian masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara yang dialami BPJS Cabang Bandung 1, terutama, yang berkenaan dengan beberapa perusahaan yang enggan mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Darmadi tidak membantah bahwa sejauh ini, masih banyak perusahaan, khususnya, di Kota Bandung, yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
 
Kesepakatan itu pun, lanjut dia, tertuang penjelasan mengenai penanganan hukum keperdataan dan Tata Usaha Negara. Darmadi meneruskan, hal positif lainnya, menumbuhkan kesadaran bagi setiap pemberi kerja, utamanya, perusahaan dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi tenaga kerjanya. 
 
Kepala Bidang Pemasaran Formal BPJS Ketenagakerjaan Bandung I Boby Foriawan mengamini bahwa hingga kini masih banyak perusahaan yang tidak mau mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Padahal, berdasarkan UU 24/2011, setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.
 
Dasar itu, jelasnya, terdapat pada Pasal 19 UU No 24/2011 tentang BPJS. Pasal itu, ungkapnya, menyatakan, pemberi kerja wajib memungut iuran yang menjadi beban peserta dari pekerjanya dan menyetorkannya kepada BPJS Ketenagakerjaan, Harapannya, ujar Boby, melakui kesepakatan ini, Kejari Bandung dapat lebih menjalin bekerja sama dan besinergi dalam mewujudkan kesejahteraan seluruh tenaga kerja khususnya wilayah Bandung.
 
Sementara itu, Kepala Kejari Bandung Cahyo Aditomo merespon baik kerjasama tersebut. Pihaknya, tegas Cahyo, siap mendukung dan membantu BPJS Ketenakerjaan berupa bantuan hukum. “Ini memberi efek positif, tidak hanya bagi BPJS Ketenagakerjaan dan kami, tetapi juga masyarakat umum, khususnya, warga Kota Bandung,” pungkasnya. (ADR)