
Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, mengemukakan, sejak beberapa tahun, pihaknya mengoperasikan remittance. Hal itu, jelas dia, tidak hanya karena sisi sisi bianis yang potensial, tetapi juga sebagai pemenuhan kebutuhan pengiriman uang, mengingat tatar Pasundan menjadi titik terbanyak tenaga kerja Indonesia (TKI).
“Insyaallah, bulan depan (Juni), kami meluncurkan pengoperasian sistem remittance di Arab Saudi bagi WNI, khusuanya TKI. Sistem itu membuat para TKI dapat mengirimkan uang kepada kerabatnya di Indonesia secara aman,” tandas Ahmad Irfan, pada sela-sela Puncak Hari Ulang Tahun bank bjb ke-55 di Menara bank bjb, Jalan Naripan Bandung, Sabtu (21/5).
Rencana lainnya, ungkap Ahmad Irfan, pihaknya pun siap mendukung pengembangan kopi Jabar. Pasalnya, jelas dia, kopi merupakan salah satu komoditi unggulan Jabar. Karenanya, tegas Ahmaf Irfan, pihaknya berkepentingan untuk memajukan komoditi tersebut. “Bentuk dukungannya, antara lain, dalam hal permodalan,” tuturnya.
Pihaknya pun, imbuh Ahmad Irfan, berkomitmen mendukung program pemerintah, yang di antaranya, mengembangkan sektor usaha mikro, kec, menengah (UMKM). Bentuknya, skema pembiayaan bersuku bunga rendah, yaitu 8,55 persen. Tidak itu saja, kata dia, jajarannya yang saat ini mengkaji kemungkinan perlu tidaknya penambahan modal semisal melalui right issues, pun memberi pendampingan bagi para UMKM.
Itu supaya, jelasnya, pada era pasar bebas, UMKM, khususnya, di Jabar, termasuk uang bergerak dalam bidang pertanian, dapat lebih berdaya saing. “Langkah itu pun sebagai upaya kami mendorong perekonomian daerah,” pungkasnya. (ADR)





