Bulog Serap Puluhan Ribu Ton Beras Premium

Jabartoday.com/net
Jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Hampir setiap tahun,Bulig terus melakukan penyerapan beras. Tujuannya, menjaga ketahanan pangan sekaligus menjadi jurus untuk mengendalikan harga jual yang belum lama ini, pada level pedagang, kembali naik.

Tahun ini,  lembaga BUMN tersebut tidak hanya menyerap beras kualitas medium dan komoditi sama yang peruntukannya bagi program beras sejahtera (rasta). Akan tetapi, Bulog pun menyerap beras premium.

“Benar. Itu kami lakukan. Tujuannya sama, menjaga ketahanan dan stabilitas harga,” tandas Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Alip Affandi, Rabu (9/9). Pihaknya,  jelas dia,  melakukan penyerapan beras premium hampir di seluruh daerah Jabar.

Di tempat sama,  Kepala Humas Bulog Divre Jabar,  Wahyu Puspayutha, menambahkan, selama tahun ini, penyerapan beras premium sekitar 60-70  persen. Target penyerapannya,  sahut Wahyu, sebanyak 80 ribu ton.

Wilayah Pantai Utara (Pantura), kata Wahyu, masih menjadi kontributor terbesar. “Yang terbanyak adalah Cirebon, sejunlah 22 ribu ton. Kemudian, Karawang sebanyak 14 ribu ton. Lalu Indramayu 13 ribu ton,  dan Subang sekitar 4  ribu ton,” paparnya.

Mengenai ketersediaan beras,  Wahyu menuturkan, Jabar dalam kondisi aman. Stok beras yang tersedia dan tersimpan pada gudang-gudang Bulog aman hingga 6 bulan mendatang

Hal itu, sahut dia, menepis kekhawatiran publik seiring dengan adanya penggenangan Waduk Jatigede, yang airnya dari Sungai Cimanuk. “Untuk saat ini, penggenangan itu tidak ada pengaruhnya. Terlebih,  saat ini, memasuki panen gadu,”  tutup Wahyu. (ADR)

Related posts