
JABARTODAY. COM – BANDUNG
Terbitnya putusan pemerintah berkenaan dengan naiknya harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi berefek pada sejumlah sektor. Efek naiknya harga jual komoditi vital itu juga berimbas pada sektor properti.
Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jabar, Irfan Irmansyah, pada sela-sla Pameran Perumahan di Graha manggala Siliwangi, Jalan Aceh Bandung, akhir pekan kemarin, mengemukakan, naiknya harga BBM subsidi memicu terjadinya kenaikan harga jual sejumlah bahan bangunan sebesar 10-15 persen, seperti semen, batu bata, pasir, besi, dan sebagainya. Untuk itu, ucap dia, para pengembang melakukan penyesuaian harga jual. Persentase penyesuaiannya, sebut dia, juga sama, sekitar 10-15 persen.
Meski begitu, Irfan mengungkapkan, sejauh ini, mayoritas pengembang masih menahan harga. Artinya, jelas Irfan, banyak pengembang yang belum melakukan penyesuaian harga. “Mayoritas, masih wait and see. Mayoritas pengembang masih menetapkan harga lama,” sahutnya.
Namun, tuturnya, jika memperhatikan perkembangan, tidak tertutup kemungkinan, pada 2015, Karena tahun 2015 nanti, para pengembang melakukan penyesuaian harga. “Pastinya, kami masih melihat dan menunggu perkembangannya,” tutup Irfan. (ADR)





