2015, Penjualan Properti Berpotensi Melambat

jabartoday.com/web
jabartoday.com/web

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jabar, Irfan Irmansyah, mengakui bahwa putusan pemerintah menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi berimbas pada dunia properti. Selain kenaikan harga jual bahan baku bangunan, imbas lainnya, kinerja properti pada tahun depan berpotensi melambat.

“Perkiraan kami, tahun depan, kinerja properti melambat. Salah satu faktornya adalah naiknya harga BBM subsidi,” tandas Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jabar, Irfan Irmansyah, pada sela-sela Pameran Perumahan di Graha manggala Siliwangi, Jalan Aceh Bandung, akhir pekan kemarin.

Diutarakan, pihaknya berharap pelemahan penjualan properti pada 2015 tidak melewati angka 15 persen. Menurutnya, seandainya perlambatan kinerja penjualan properti pada tahun depan melampaui 15 persen, dunia properti berpotensi mendapatkan kendala besar. Apalagi, sambung dia, Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI rate menjadi 7,75 persen.

Melihat kondisi tersebut, Irfan menyatakan, pihaknya mengingatkan seluruh anggota dan kalangan pengusaha property supaya lebih efisien. “Usahakan, tekan suntikan dana perbankan karena adanya kenaikan BI rate,” ujarnya.

Kendala lainnya, ujar Irfan, tidak hanya masalah BBM subsidi dan BI Rate, tetapi juga tingkat kompetisi dunia properti. Karenanya, tegas Irfan, meski melakukan efisiensi, para pengembang tetap wajib menjaga kualitas.  (ADR)

Related posts