Ambang Batas Tak Efektif Batasi Jumlah Parpol

@rumahpemilu
@rumahpemilu
JABARTODAY.COM-JAKARTA. Usulan peningkatan ambang batas parlemen (parlementary threshold) dinilai tidak efektif dalam upaya menyederhanakan jumlah partai di Parlemen terkait pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu di DPR nanti.

“Ini bisa kita lihat dari besaran ambang batas parlemen di Pemilu legislatif pada 2009 dan 2014. Pada 2009 ambang batasnya 2,5 persen dengan jumlah partai di parlemen 9. Pada Pemilu 2014 dengan ambang batas 3,5 persen, jumlah partai justru bertambah menjadi 10,” kata Deputi Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati di Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Menurut Khoirunnisa,peningkatan ambang batas parlemen juga mengakibatkan terbuangnya suara partai yang gagal mencapai ambang batas tersebut. “Perlu ada mekanisme selain peningkatan ambang batas parlemen dalam upaya penyederhanaan jumlah partai politik di Parlemen. Yakni, merekayasa sebaran kursi di daerah pemilihan (dapil) dan juga besaran dapil,” usul Khoirunnisa.

Related posts