Home » Politik » Ulama Karawang Dukung Pencapresan Aher

Ulama Karawang Dukung Pencapresan Aher

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pondok Pesantren Annihayah di Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Sabtu (18/1).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pondok Pesantren Annihayah di Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Sabtu (18/1).

JABARTODAY.COM – KARAWANG

Kalangan ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Karawang menyatakan komitmennya mendukung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, bila akhirnya tampil sebagai salah seorang kontestan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

 

Kesiapan untuk mendukung tokoh Jabar yang lebih kerap disapa Aher itu diutarakan KH. Tatang Syehbudi, pemimpin Pondok Pesantren Annihayah di Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang.

 

Aspirasi tersebut mengemuka dalam acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Ponpes Annihayah, Sabtu (18/1/2014). Maulid juga dihadiri KH. Manarul Hidayat dan KH. Habib Umar dari Jakarta.

 

Saat berbicara mewakili kelompok ulama dan tokoh masyarakat di hadapan hadirin yang memadati ponpes terkemuka di Karawang itu, KH Tatang menegaskan, Indonesia ke depan membutuhkan sosok presiden yang benar-benar agamis.

 

Tidak cuma memahami agama dan mengamalkannya dalam keseharian, para ulama berhadap Aher tampil di pentas nasional, karena yang bersangkutan juga membuktikan diri memiliki kapabilitas kepemimpinan. “Beliau ini bukan cuma moralitasnya terjaga, tetapi selama di pemerintahan memimpin Jawa Barat, ia menunjukkan prestasinya. Jadi ulama dan tokoh masyarakat Karawang tidak asal mendukung,” ulas KH Tatang, yang membina ribuan santri.

KH Manarul Hidayat saat menyampaikan tausiahnya juga menyinggung soal harapan para tokoh agama terhadap sosok Presiden RI 2014-2019. KH Manarul mengimbau masyarakat agar hati-hati memilih calon presiden dalam Pemilu mendatang. “Nanti bakal banyak yang berjanji, bermulut manis. Kita harus kritis terhadap para capres. Kita harus tahu akhlak dan budi pekertinya,” lanjut KH Manarul.

 

Sementara itu, Heryawan memaparkan sejumlah program pendidikan yang digelarnya. Bidang pendidikan, sejak dirinya memimpin Jabar pada 2008, menjadi prioritas teratas program pemerintah provinsi. (AVD)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.