Home » Bandung Raya » Braga Weekend Market Sebagai Pemberdayaan Masyarakat

Braga Weekend Market Sebagai Pemberdayaan Masyarakat

Jalan Braga Tempo Dulu

Jalan Braga Tempo Dulu

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Bertujuan menjadikan Jalan Braga sebuah destinasi untuk dikunjungi, Galur Braga selaku lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pembenahan dan pemberdayaan masyarakat Jalan Braga menggagas acara ‘Braga Weekend Market’ yang diselenggarakan tiap awal bulan di akhir pekan.

Braga Weekend Market adalah sebuah pasar yang berisikan industri kreatif (kriya, benda seni, fashion, dan produk lainnya), kuliner, serta aktivitas kesenian. Ini sebagai pengejawantahan dari Jalan Braga yang kembali menjadi kawasan wisata bergengsi dan telah ditetapkan sebagai daerah pedestrian atau pejalan kaki.

Seperti diutarakan Wakil Ketua Penyelenggara Braga Weekend Market, Enteng Surachman, untuk membedakan penyelenggaraannya dengan Dago/Buah Batu Car Free Day, dimunculkan Braga Car Free Night.

“Melihat situasi yang berlarut-larut tentang penyelenggaraan pasar kreatif ini, warga Braga berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini. Agar di Jalan Braga tidak hanya Braga Festival yang diselenggarakan setahun sekali,” ujar Enteng dalam jumpa pers di Jalan Braga, Selasa (7/5).

Selain itu, diutarakan Enteng, yang membedakan Braga Weekend Market dengan Braga Festival adalah isi acara yang ditampilkan. Dengan tema Braga I’m Love, 50% acara berisikan kesenian Sunda yang ditampilkan oleh masyarakat Braga. “Acara yang dilakukan oleh 90% warga Braga. Kita mengajak seluruh warga yang ada di 8 RW, termasuk inohong-inohongnya,” imbuhnya.

Selain itu, pemberdayaan masyarakat di sekitar Braga dan untuk jalan juga heritage yang ada di Braga akan dilakukan oleh Galur Braga. Bahkan, ditegaskan Enteng, pihaknya akan mengadakan pelatihan Bahasa Inggris bagi warga sekitar. “Karena Braga selalu dikunjungi oleh wisatawan luar negeri. Dan pelatihan ini penting untuk masyarakat,” ucapnya.

Disinggung soal Braga Weekend Market edisi 6-7 April 2013 yang kurang terdengar gaungnya, Diro Aritonang selaku Pembina Galur Braga, menyebut, hujan dan adanya miss understanding dengan pihak kepolisian menjadi faktor belum berjalan lancarnya event itu. “Semoga kegiatan ke depannya akan lebih lancar,” singkatnya.

Braga Weekend Market akan diadakan Sabtu 11 Mei 2013, mulai pukul 07.00 hingga 00.00. Dan akan diisi sekitar 70 tenant yang didalamnya terdapat industri kreatif (kriya, benda seni, fesyen, dan produk lainnya), kuliner, serta aktivitas kesenian. (VIL)

Komentar

komentar