Home » Bandung Raya » Kasus Perampokan Money Changer Belum Ada Titik Terang

Kasus Perampokan Money Changer Belum Ada Titik Terang

penembakanJABARTODAY.COM – BANDUNG

Meski sudah mendapatkan sidik jari dan tangan, polisi masih belum menemukan titik terang dari kasus perampokan tempat penukaran mata uang asing atau money changer yang berada di Jalan Ir. H. Juanda, Sabtu (28/12) kemarin.

Dikatakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Besar Bandung Ajun Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, pihaknya telah memeriksa 5 saksi yang terkait kasus tersebut, termasuk Kiki, karyawan yang disekap, dan anggota Brigade Mobil (Brimob) yang beberapa saat sebelum peristiwa berada di situ.

Saat disinggung, apakah ada rekaman kamera pengintai atau CCTV yang dapat menjadi petunjuk untuk mengungkap kasus tersebut, Trunoyudo menyatakan tidak. “CCTV bagaimana? Karena CCTV di situ sudah 3 bulan ga nyala,” ujarnya di Mapolrestabes Bandung, Minggu (29/12).

Terkait senjata yang digunakan pelaku, dituturkan Truno, pihaknya belum dapat memastikan apa itu asli atau tidak karena tidak sempat digunakan oleh pelaku. “Saat ini kita menganggap itu senpi (senjata api),” singkat Truno.

Seperti diberitakan, perampok bersenjata api menyatroni sebuah tempat penukaran mata uang asing di kawasan Dago. Dalam peristiwa tersebut, pelaku berhasil menguras uang tunai sebesar Rp 100 juta.

Pelaku yang datang seorang diri menggunakan sepeda motor ini langsung menodong kasir yang sedang tertidur dan menyekapnya dengan memborgol, mengikat kaki dengan kabel telepon, dan melakban mulutnya. Beberapa saat sebelumnya, ada seorang anggota Brimob berjaga di situ, namun pergi 30 menit sebelum kejadian.

Dalam aksi yang berlangsung kurang dari 15 menit itu, pelaku berhasil menggondol uang tunai senilai Rp 100 juta dari dalam brankas. (VIL)

Komentar

komentar