Home » Headline » Narkoba Ada, Karena Pasarnya Masih Ada

Narkoba Ada, Karena Pasarnya Masih Ada

BNNPJABARTODAY.COM – BANDUNG

Badan Narkotika Nasional lebih fokus ke arah pengobatan pecandu dalam melakukan pemberantasan obat terlarang di tanah air. Hal itu juga yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat terhadap sekitar 800 ribu pecandu narkotika di wilayah ini.

“Ada 40 juta pecandu secara nasional, sedangkan Jawa Barat sekitar 2,24 persennya atau 800 ribu orang. Mereka rata-rata tidak mengetahui apa yang mereka pakai,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jabar, Anas Saifudin, di Bandung, Jumat (6/9).

Fakta mencengangkan diungkapkan Anas, bahwa para pengguna narkotika adalah kaum termarjinalkan, bukan masyarakat yang ekonominya cukup mapan. Walaupun pertumbuhan ekonomi nasional meningkat, pecandu berada di kelas menengah ke bawah. “Mungkin kalau yang menengah ke atas, cara pakai (narkoba)-nya makin canggih,” nilai Anas.

Sistem mengobati pecandu juga digunakan oleh D.E.A (Drugs Enforcement Agency) atau badan setingkat BNN di Amerika Serikat. Strategi itu dipakai untuk mengurangi bahkan menghilangkan pasar narkotika di dunia. “Karena pecandu pasar bagi bandar. Bila pasarnya masih ada, sekuat apapun melakukan pemberantasan akan sia-sia,” ucapnya.

Anas sendiri tidak menampik adanya oknum yang terlibat dalam bisnis haram ini, termasuk aparat kepolisian, yang membuat masih maraknya narkoba di kalangan generasi muda pada khususnya. Meski begitu, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam melakukan pemberantasan narkotika di Indonesia. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.