Home » Ekonomi » Program KCR Bantu Minimalisir Pengangguran

Program KCR Bantu Minimalisir Pengangguran

Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni.

Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Untuk meminimalisir hambatan akses pembiayaan sekaligus mengembangkan dan meningkatkan daya saing para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggulirkan program pembiayaan, yakni Kredit Cinta Rakyat (KCR). “Ini adalah program dana bergulir. Teknis penyalurannya, kami bekerja sama dengan bank bjb,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah Jawa Barat, Anton Gustoni, Selasa (3/12).

Diutarakan Anton, sejak pertama kali bergulir, program ini mendapat respon positif para pelaku UMKM di Jabar. Itu terlihat pada terjadinya pertumbuhan penyaluran program tersebut.  Tumbuhnya penyaluran KCR itu, jelas Anton, karena adanya suku bunga yang terjangkau, yaitu 8,3% ditambah oleh dukungan program Penjaminan Kredit.

Anton menyebut, nilai penyaluran KCR, secara total, mencapai ratusan miliar. Hingga 31 Oktober 2013, sebut Anton, penyaluran KCR  mencapai Rp 229.322.075.000. Penyaluran tersebut, sambung Anton, diterima oleh ribuan debitur, yaitu 7.385 orang. “Efeknya, positif. Program KCR pun turut membantu meminimalisir pengangguran. Terbukti, penyerapan tenaga kerja mencapai 16.340 orang,” klaim Anton.

Berkenaan dengan debitur yang mendapat penjaminan PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida), Anton menyatakan, data menunjukkan bahwa hingga 7 Oktober 2013, sebanyak 463 debitur KCR mendapat penjaminan PT Jamkrida. “Jumlah kredit yang mendapat penjaminan PT Jamkrida mencapai Rp 14.438.000.000. Nilai penjaminannya Rp 10.073.025.000,” tandas Anton.  (VIL)

Komentar

komentar